Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2017 299 PERBAIKAN PERFORMANCE KENDALI KECEPATAN MOTOR BRUSHLESS DC (BLDC) DENGAN PENGENDALI LOGIKA FUZZY Mirza Zoni 1 , Hidayat 2 , Hidayattullah 3 1,2,3 Teknik Elektro Universitas Bung Hatta Padang 1,2,3 Kampus III. Jl. Gajah Mada No.19 Gunung Pangilun Padang 1) mirzazoni_ubh@yahoo.com, 2) hdytanjung@yahoo.com, 3) hidayat.tullah.93@yahoo.com Abstrak Motor brushless DC (BLDC) banyak digunakan dalam industri karena memiliki kelebihan dari motor penggerak lainnya. Motor BLDC mempunyai tanggapan lebih cepat, umur pakai lebih lama, lebih effisien dan ukurannya 40% lebih kecil dari pada motor DC. Sementara itu kinerja (performance) dari sebuah sistem kendali sangat penting untuk diketahui, agar tujuan pengendalian dapat dipenuhi. Tujuan pengendali seperti kecepatan respon terhadap gangguan, output sesuai dengan yang diinginan, kesanggupan sistem untuk mengikuti track yang diinginkan dan robustness. Penelitian ini merupakan perancangan sistem kendali kecepatan motor BLDC dengan pengendali memakai kendali logika fuzzy. Sebagai beban motor di kopel dengan generator dan dibebani dengan beban lampu yang divariasikan. Sebagai ukuran performance digunakan seberapa cepat respon waktu (delay time td, rise time tr, peak time tp dan peak overshoot Mp).Hasil penelitian kendali kecepatan motor BLDC dengan kendali logika fuzzy berdasarkan beban yang digunakan yaitu resistor 10 Ohm, 39 Ohm, dan 49 Ohm. Respon u ntuk resistor 10 Ohm didapatkan t d 0,0125 detik, t r 0,031 detik, t p 0,03 detik, dan M p 1,89%, untuk dengan resistor 39 Ohm didapatkan t d 0,01 detik, t r 0,025 detik, t p 0,032 detik, dan M p 2,34%, dan untuk resistor 49 Ohm didapatkan hasil t d 0,012 detik, t r 0,024 detik, t p 0,032 detik, dan M p 2,34%. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa permormance sistem kendali kecepatan motor BLDC ditentukan oleh besarnya gangguan yang diberikan pada sistem. Kata kunci: motor BLDC, performance, respon, kendali logika fuzzy 1. PENDAHULUAN Motor BLDC sudah banyak digunakan di industri seperti industri otomotif, konsumsi, kesehatan, otomasi industri dan instrumentasi. Mesin penggerak bertenaga elektrik yang populer adalah motor arus searah tanpa sikat (motor BLDC), karena memiliki kelebihan dibanding dengan jenis mesin penggerak bertenaga elektrik lainnya, seperti tanggapan lebih cepat, umur pakai lebih lama, dan mempunyai rentang kecepatan yang lebar dibandingkan dengan motor induksi [7]. Kelebihan lain motor BLDC adalah 13% lebih effisien dari motor induksi, ukurannya 40% lebih kecil dari pada motor DC konvensional, karena tidak memiliki sikat, maka kecil atau tidak ada perawatan, menghasilkan sedikit suara dan electrical noise dari pada motor DC konvensinal [2]. Pengendalian kecepatan motor BLDC perlu dilakukan agar respon kecepatan yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan. Tanpa pengaturan kecepatan motor maka respon kecepatan yang didapatkan masih kurang baik. Ada beberapa metode yang dapat digunakan dalam pengendalian Motor BLDC, salah satunya yaitu dengan penggunaan kendali Proporsional-Integral-Derivatif (PID). Kendali PID merupakan kendali yang banyak digunakan dalam proses kontrol di industri. Hal ini dikarenakan kendali PID sangat efektif, implementasinya sederhana, dan luas penggunaanya. Akan tetapi, kendali PID memerlukan penalaan yang akurat untuk menentukan nilai konstanta yang digunakan.Keberhasilan pengendali PID tergantung ketepatan dalam menentukan konstanta PID [2]. Jika dalam menentukan konstanta PID kurang tepat, maka respon yang didapat akan kurang baik. Selain itu dalam kendali PID juga membutuhkan identifikasi plant sebelum dapat mengontrol sistem tersebut. Untuk suatu plant yang kompleks akan membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan parameter plant yang akan dikendalikan. Maka pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem kendali motor BLDC dengan menggunakan sistem logika fuzzy.