Seminar Nasional Hasil Penelitian 2017, ISBN : 978-602-14917-5-1 163 Rancang Bangun Sistem Security Door Lock Berbasis PI Camera dan Sensor Sidik Jari Fendik Eko P. #1 , Syamsiar Kautsar *2 # Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Jember Jalan Mastrip, Jember 1 pfendik@gmail.com 3 kautsar.sam@gmail.com Abstract In some locations, security systems are a priority. One is the location of the laboratory. Many valuable research tools and equipment are available in the laboratory. To improve the security system, the laboratory acces is equipped with a digital security system. In this paper, we created a security doorlock with multi-feature. We combine fingerprint recognition systems and image matching method using cameras. An ATMega2560 microcontroller is used as the main controller. Image processing is powered by a raspberry and pi camera device.The security door lock system is also equipped with data logger. By using this system, the laboratory can be accessed easily, simply and safely. Keywords— image processing, microcontroler, raspberry pi. I. PENDAHULUAN Pada beberapa lokasi, sistem keamanan menjadi prioritas. Salah satunya adalah lokasi laboratorium. Banyak peralatan dan perlengkapan riset bernilai tinggi yang terdapat di laboratorium. Untuk meningkatkan sistem keamanan, biasanya akses masuk ke laboratorium dilengkapi dengan sistem pengaman digital. Salah satunya adalah Laboratorium Sistem Komputer Kontrol (SKK) Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Jember. Laboratorium SKK menggunakan kartu RFID untuk hak akses masuk ke laboratorium. Kartu RFID difungsikan juga sebagai ID Card (dicetak dengan foto dan biodata), serta dikemas agar dapat dipasang di saku baju pengguna. Namun, dalam hal ini, penggunaan RFID kurang memberikan fleksibilitas. Pengguna harus melepas ID card dan menempelkan kartu di kotak RFID reader. Oleh sebab itu, pada penelitian ini dirancang sebuah sistem security door lock berbasis pengolahan citra untuk menggantikan penggunaan RFID reader. Nantinya, pengguna cukup memposisikan diri di area kerja Pi Camera. Data yang diolah dari kamera selanjutnya dicocokkan dengan data citra yang tersimpan di database. Database berisi foto anggota laboratorium yang tertera pada ID Card pegawai. Jika citra yang ditangkap oleh kamera sesuai dengan data citra di database, maka kontroler akan memberikan akses masuk bagi pengguna. Sistem security door lock juga dilengkapi dengan sensor sidik jari. Hal ini bertujuan agar anggota laboratorium tetap dapat mengakses ruangan saat tidak membawa ID card. Sistem security door lock yang dibuat dapat beroperasi 7x24 jam non-stop. Sistem ini juga dilengkapi dengan data logger. Waktu dan tanggal akses setiap anggota laboratorium disimpan di kartu memori. Hal ini dapat memudahkan penyelidikan apabila terjadi kehilangan atau kerusakan pada peralatan laboratorium. II. TINJAUAN PUSTAKA A. Pola Sidik Jari Secara umum, sidik jari dapat dibedakan menjadi beberapa tipe menurut Henry Classification System, yaitu loop pattern, whorl pattern, dan arch pattern. Hampir 2/3 manusia memiliki pola sidik jari loop pattern, 1/3 lainnya memiliki pola sidik jari whorl pattern, dan hanya 5-10% yang memiliki pola sidik jari arch pattern. Pola-pola sidik jari tersebut yang digunakan untuk membedakan sidik jari manusia secara umum. Namun, untuk mesin pembaca sidik jari, perbedaan pattern belum cukup. Oleh sebab itu, mesin sidik jari dilengkapi dengan metode pengenalan pola lain yang disebut minutiae. Perangkat sensor sidik jari yang digunakan dalam penelitian ini adalah modul fingerprint ZFM-60. Modul sensor ini bekerja dengan prosesor utama berupa chip DSP yang berfungsi untuk melakukan image rendering. Hasil dari proses render kemudian dikalkulasi, dan kemudiandiocokkan dengan data yang sudah tersimpan pada memori. Modul fingerprint ZFM-60 menggunakan protokol komunikasi serial untuk melakukan komunikasi antar muka dengan mikrokontroler.