DARMABAKTI CENDEKIA: Journal of Community Service and Engagements www.e-journal.unair.ac.id/index.php/DC Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements 02 (2020): 76-79 TRAINING AND ASSISTANCE AN NISAA’ QURAN RECITATION GROUP RUNGKUT IN UTILIZING TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) INTO HERBAL PRODUCTS PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELOMPOK PENGAJIAN AN NISAA’ RUNGKUT DALAM PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA MENJADI PRODUK HERBAL Scope: Health Rini Hamsidi¹ * , Dwi Setiani Sumardiko¹, Ilkafah Ilkafah², Edith Frederika Puruhito¹, Ratna Wahyuni¹, Maya Septriana¹, Myrna Adianti¹, Ario Imandiri¹, Taufqurahman Sidqi³ ¹Study Program of Traditional Medicine, Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga, Surabaya-Indonesia ²Study Program of Nursing, Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga, Surabaya-Indonesia ³Study Program of Medical Laboratory Technology, Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga, Surabaya-Indonesia ABSTRACT ARTICLE INFO Background: The corona virus pandemic (COVID-19) is spreading rapidly in a number of countries, including Indonesia. In order to deal with the increasingly widespread COVID-19, the government has established health and safety protocols by staying at home and maintaining distance, washing hands frequently with soap with running water or using hand sanitizers and increasing the body's immune system. One way to increase the immune system is through the use of Family Medicinal Plants (TOGA). Purpose: Transfer of knowledge and technology to An Nisaa 'study group partners through counseling on the use of TOGA by using appropriate technology to produce natural Hand Sanitizer products and instant herbal empon-empon in powder form which makes it easier to use daily. Methods: Methods of extension (lectures and discussions), training and mentoring using the Good Traditional Medicine Manufacturing Method (CPOTB) in producing natural Hand Sanitizer products and instant herbal medicine. Results: The expected result of this program is the use of TOGA by the community, especially partners to produce immune system-enhancing herbal products that are safe and can be stored for a long time to maintain health, especially families during the COVID 19 pandemic. Conclusion: This program increased knowledge and the skills of the An Nisaa 'Rungkut recitation group seen from the enthusiasm and ability of the participants in following and practicing the making of herbal medicine and hand sanitizers. Recieved 20 September 2020 Accepted 14 November 2020 Online 6 Desember 2020 *Correspondence (Korespondensi): Rini Hamsidi E-mail: rini.hamsidi@vokasi.unair.ac.id Keywords: Jamu; Antiseptic; TOGA; Immune system ABSTRAK Kata kunci: Jamu; Antiseptik; TOGA; Sistem imun Latar belakang: Pandemi virus corona (COVID-19) menyebar cepat di sejumlah negara, termasuk di Indonesia. Guna mengatasi COVID-19 makin meluas, pemerintah menetapkan protokol kesehatan dan keselamatan dengan tetap di rumah dan menjaga jarak, sering mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau gunakan hand sanitizer serta meningkatkan sistem imun tubuh. Salah satu cara untuk meningkatkan sistem imun melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Tujuan: Transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada mitra kelompok Pengajian An Nisaa’ melalui penyuluhan tentang pemanfaatan TOGA dengan menggunakan teknologi tepat guna untuk menghasilkan produk Hand Sanitizer alami dan jamu empon-empon instan dalam bentuk serbuk yang lebih memudahkan dalam penggunaannya sehari-hari. Metode: Metode penyuluhan (ceramah dan diskusi), pelatihan dan pendampingan menggunakan metode Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dalam menghasilkan produk Hand Sanitizer alami dan jamu instan. Hasil: Hasil yang diharapkan dari program ini adalah pemanfaatan TOGA oleh masyarakat khususnya mitra untuk menghasilkan produk jamu peningkat sistem imun yang aman dan dapat disimpan dalam jangka waktu lama untuk menjaga kesehatan khususnya keluarga selama masa pandemi COVID 19. Kesimpulan: Program pengabdian ini menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan kelompok pengajian An Nisaa’ Rungkut dilihat dari antusias dan kemampuan peserta dalam mengikuti dan mempraktekkan pembuatan jamu dan hand sanitizer. Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements p-ISSN: 2657-201X; e-ISSN: 2657-1099 DOI: 10.20473/dc.v2i2.2020.76-79 Open access under Creative Commons Attribution-Non Comercial-Share A like 4.0 International License (CC-BY-NC-SA)