Sites: https://www.jurnal-umbuton.ac.id/index.php/Pencerah DOI: https://doi.org/10.35326/pencerah.v7i4.1380 Open Access SANG PENCERAH Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton E-ISSN: 2655-2906, P-ISSN: 2460-5697 Volume 7, No 4, Tahun 2021 517 Analisis Kegagalan Implementasi Pilar Pengembangan Koperasi di Desmigratif Jepara Kabupaten Lampung Timur I Wayan Lendra 1 , Yuyun Fitriani 1* 1 Jurusan Ilmu Administrasi Publik, STISIPOL Dharma Wacana Metro * Korespondensi: yuyunfitriani01.yf@gmail.com Info Artikel Diterima 28 Agustus 2021 Disetujui 8 November 2021 Dipublikasikan 9 November 2021 Keywords: Desmigratif, Komunikasi, Partisipasi Masyarakat © 2021 The Author(s): This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution ShareAlike (CC BY- SA 4.0) Abstrak Penelitian ini dilakukan di Desa Jepara Kabupaten Lampung Timur. Urgensi penelitian ini terletak pada penyebab gagalnya proses implementasi salah satu pilar dari Desmigratif yakni pembentukan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pilar pengembangan koperasu di Desmigratif Jepara. Metode yang digunakan adalah survey lapangan dengan metode kualitatif dan penyajian data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan pembentukan koperasi di Desmigratif Jepara disebabkan oleh belum berjalan dengan baiknya komunikasi antar stakeholders pelaksana sehingga berdampak pada belum optimalnya penggunaan sumber daya, kurangnya pemahaman stakeholder tentang disposisi yang dimiliki, serta sulitnya mengubah kultur nilai yang dianut masyarakat dan mengakibatkan partisipasi masyarakat untuk pembentukan koperasi sangat rendah. Abstract This article is based on research conducted in Jepara Village, East Lampung Region. The urgency of this research lies in the cause of the failure of the implementation process of one of the pillars of the Desmigratif, namely the formation of cooperatives. This study aims to determine the causes of the failure of the formation of cooperatives. The method used is a field survey with qualitative methods and descriptive data presentation. The results showed that the failure of the formation of cooperatives in Desmigratif Jepara was caused by the lack of good communication between implementing stakeholders so that the impact on the use of resources was not optimal, the lack of stakeholder understanding about their dispositions, and the difficulty of changing the culture of values adopted by the community and resulted in community participation to cooperative formation is very low. 1. Pendahuluan Adanya keterbatasan lapangan kerja dan keadaan perekonomian yang masih rendah di negaranya asalnya serta tawaran penghasilan yang besar di negara tujuan membuat minat masyarakat untuk bekerja ke luar negeri semakin tinggi. Hingga pada akhirnya terjadi mobilitas tenaga kerja antar negara atau secara internasional (Hidayat, 2017). Tiga faktor penting yang berpengaruh terhadap peningkatan migrasi tenaga kerja. Faktor pertama, pull factor yakni tertariknya tenaga kerja dalam negeri untuk bekerja ke luar negeri disebabkan oleh demografi