183
Terbit online pada laman web jurnal : http://jurnal.iaii.or.id
JURNAL RESTI
(Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi)
Vol. 1 No. 3 (2017) 183 – 190 ISSN Media Elektronik : 2580-0760
3HQJHPEDQJDQ $SOLNDVL $QWDUPXND /D\DQDQ %LJ ’DWD $QDO\VLV
Gede Karya
a
, Veronica S. Moertini
b
ab
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Katolik Parahyangan,
a
gkarya@unpar.ac.id,
b
moertini@unpar.ac.id
Abstract
In the 2016 Higher Competitive Grants Research (Hibah Bersaing Dikti), we have been successfully developed models,
infrastructure and modules of Hadoop-based big data analysis application. It has also successfully developed a virtual
private network (VPN) network that allows integration and access to the infrastructure from outside the FTIS Computer Lab.
Infrastructure and application modules of analysis are then wanted to be presented as services to small and medium
enterprises (SMEs) in Indonesia. This research aims to develop application of big data analysis service interface integrated
with Hadoop-Cluster. The research begins with finding appropriate methods and techniques for scheduling jobs, calling for
ready-made Java Map-Reduce (MR) application modules, and techniques for tunneling input / output and meta-data
construction of service request (input) and service output. The above methods and techniques are then developed into a web-
based service application, as well as an executable module that runs on Java and J2EE based programming environment and
can access Hadoop-Cluster in the FTIS Computer Lab. The resulting application can be accessed by the public through the
site http://bigdata.unpar.ac.id. Based on the test results, the application has functioned well in accordance with the
specifications and can be used to perform big data analysis.
Keywords: web based service, big data analysis, Hadoop, J2EE
Abstrak
Pada penelitian Hibah Bersaing Dikti tahun 2016 telah berhasil dikembangkan model, infrastruktur dan modul-modul
aplikasi big data analysis berbasis Hadoop. Selain itu juga telah berhasil dikembangkan jaringan virtual private network
(VPN) yang memungkinkan integrasi dan akses infrastruktur tersebut dari luar Lab Komputer FTIS. Infrastruktur dan modul
aplikasi analisis tersebut selanjutnya ingin dipresentasikan sebagai layanan kepada usaha kecil dan menengah (UKM) di
Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi antarmuka layanan big data analysis yang terintegrasi
dengan Hadoop-Cluster. Penelitian diawali dengan mencari metode dan teknik yang tepat untuk menjadwalkan job,
memanggil (call) modul aplikasi Java Map-Reduce (MR) yang sudah jadi, dan teknik untuk input/ output tunneling serta
konstruksi meta data permintaan layanan (input) dan hasil layanan (output). Metode dan teknik di atas, kemudian
dikembangkan menjadi aplikasi layanan berbasis web, serta modul eksekutor yang berjalan di atas lingkungan pemrograman
berbasis Java 2 Enterprise Edition (J2EE) dan dapat mengakses Hadoop-Cluster di Lab Komputer FTIS. Aplikasi yang
dihasilkan dapat diakses oleh publik melalui situs http://bigdata.unpar.ac.id. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi telah
berfungsi dengan baik sesuai dengan spesifikasi dan dapat digunakan untuk melakukan big data analysis.
Kata kunci: layanan berbasis web, big data analysis, Hadoop, J2EE
© 2017 Jurnal RESTI
1. Pendahuluan
Pada penelitian Hibah Bersaing Dikti tahun 2016 [1]
telah berhasil dikembangkan model, infrastruktur dan
modul-modul aplikasi big data analysis (BDA)
berbasis Hadoop. Modul-modul aplikasi dikembangkan
berbasis Java dalam bentuk modul-modul aplikasi
Map-Reduce (MR). Infrastruktur BDA telah
dikembangkan dalam bentuk Hadoop-Cluster dengan
kapasitas sampai 20 node di Lab Komputer FTIS
(LabKom-FTIS). Selain itu juga telah berhasil
dikembangkan jaringan virtual private network (VPN)
yang memungkinkan integrasi dan akses infrastruktur
tersebut dari luar LabKom-FTIS. Infrastruktur dan
modul aplikasi analisis tersebut selanjutnya ingin
dipresentasikan sebagai layanan kepada usaha kecil dan
menengah (UKM) di Indonesia. Masalah utama yang
dihadapi adalah: (1) Ketersediaan LabKom-FTIS dalam
menyediakan akses BDA pada jam 19.00 – 06.00 WIB,
memanfaatkan idle time di mana LabKom-FTIS tidak
digunakan untuk kegiatan perkuliahan mahasiswa.
Sementara ada harapan untuk menyediakan antarmuka
layanan full time kepada UKM; (2) Modul-modul