Jurnal Farmasi Indonesia, Maret 2016, Hal 12 – 21 Vol. 13 No. 1 ISSN : 1693-8615 EISSN : 2302-4291 Online : http://farmasiindonesia.setiabudi.ac.id/ Toksisitas Akut Ekstrak Sembukan (Paederia scandens (Lour.) Merr. pada Mencit (Mus musculus L.) Galur Swiss Acute Toxicity of Sembukan Extract (Paederia scandens (Lour.) Merr.) in Swiss Webster Mice (Mus musculus L.) Ida Fitriana 1* , Agustina Dwi Wijayanti 1 , Puspa Wikan Sari 1 , R. Gagak Donny S. 1 , Dwi Cahyo B.S. 1 1 Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteraan Hewan Universitas Gadjah Mada Email : idafitriana.apt@gmail.com ABSTRAK Sembukan (Paederia scandens (Lour.) Merr. termasuk familia Rubiaceae yang tumbuh liar, dapat dikonsumsi sebagai pakan ternak dan obat herbal tradisional. Oleh karena itu perlu diketahui keamanan penggunaan sembukan. Uji ini bertujuan untuk mengetahui potensi ketoksikan akut dari ekstrak sembukan dengan menggunakan metode Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) 423, gejala klinis yang ditimbulkan, serta gambaran histopatologis organ hati, ginjal, dan jantung akibat pemberian oral. Lima belas ekor mencit betina galur swiss dengan berat 25-35 gram digunakan dalam penelitian ini. Prosedur penelitian mengikuti metode OECD 423 dengan menggunakan dosis awal 300 mg/kg BB ekstrak sembukan. Pemeriksaan histopatologi dilakukan dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Hasil pengamatan histopatologi dan gejala ketoksikan klinis dianalisa secara deskriptif, sedangkan data perubahan BB hewan uji, bobot organ, dan jumlah asupan pakan dianalisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak sembukan aman digunakan. Menurut Globally Harmonized Classification System(GHS),potensi ketoksikan akut oral ekstrak sembukan termasuk dalam kategori 5 (tidak terklarifikasi) dengan LD 50 cut off > 2000 – 5000 mg/kg BB. Pemberian sediaan uji tidak mempengaruhi berat badan, asupan pakan, gejala ketoksikan klinis, dan tidak ada perubahan patologi pada organ jantung. Kata kunci : ekstrak sembukan, Paederia scandens, uji toksisitas akut, OECD 423, Globally Harmonized Classification System . ABSTRACT Sembukan (Paederia scandens (Lour.) Merr. belonging to Rubiaceae family that grows wild, sometimes was used as animal feed and traditional herbal medicine. Therefore, it is important to determine the safety of sembukan when consumed or used as a herbal medicine. This study aimed to determine the potential acute toxicity of the extract of sembukan using Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) 423 method which measured the clinical symptoms caused, and histopathologic of liver, kidney, and heart disease due to oral administration. Fifteen female Swiss Webster mouse weighing 25-35 gram used in this study. The procedure of this study followed the OECD method 423 using an initial dose of 300 mg/kg BW sembukan extract. Histopathological examination was done hematoxylin-eosin staining. The observation of histopathology and clinical toxicity symptoms were analyzed descriptively, while data changes on body weight of animals, organ weights, and the amount of feed intake was analyzed statistically. The results showed sembukan extract is safe to use. According to the Globally Harmonized System Classification (GHS), the potential for acute oral toxicity of the extract sembukan included in category 5 (not clarified) with LD50 cut-off > 2000-5000 mg/kg BW. Giving the test preparation did not affect body weight, feed intake, clinical symptoms of toxicity,and there was no pathological changes in the heart organ. Key words : sembukan extract, Paederia scandens, acute toxicity, OECD 423, Globally Harmonized Classification System