Perlindungan Rekam Medis Berbasis Robust Watermarking pada Citra Medis Digital Menggunakan Metode DWT-DCT dan Optimasi dengan GA Kurniawan W. Handito 1 , Adiwijaya 2 , Didi Rosiyadi 3 1;2 Fakultas Informatika, Universitas Telkom, Bandung 3 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Bandung 1 handitowira@students.telkomuniversity.ac.id, 2 adiwijaya@telkomuniversity.ac.id, 3 didi.rosiyadi@lipi.go.id, Abstrak Jasa layananan telemedis memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk pertukaran informasi dan pelayanan kesehatan tanpa memperhatikan batas tempat dan waktu. Data medis yang dapat dikirim, ditu- kar, dan distribusikan untuk memenuhi layanan telemedis harus diikuti dengan sistem keamanan karena kejahatan pencurian data identitas medis semakin meningkat dan membahayakan. Data pasien yang ber- sifat pribadi dan rahasia dapat dijaga dengan skema watermarking dengan cara menyisipkan rekam medis pasien pada citra medis digitalnya. Hal ini dapat menjamin kerahasiaan dan keamanan pengiriman data serta menjaga integritas dan hak milik citra medis digitalnya. Pada penelitian ini diusulkan skema water- marking menggunakan penggabungan metode DWT-DCT serta optimasi dengan GA untuk mencapai nilai robustness dan imperceptibility yang lebih baik. Parameter yang dioptimasi adalah subband DWT, subband DCT, dan scale factor penyisipan. Skema watermarking yang diusulkan dibandingkan dengan skema water-marking satu metode (DWT) dan penggabungan metode (DWT-DCT) tanpa algoritma optimasi. Dari hasil pengujian tanpa serangan, skema watermarking yang diusulkan lebih baik hingga 13,28 dB untuk nilai PS-NR, dan 0,21 poin untuk nilai NCC. Pada pengujian menggunakan serangan, skema watermarking yang diusulkan dapat dikatakan baik untuk beberapa nilai serangan. Kata kunci : watermarking, Citra Medis Digital, DWT, DCT, GA Abstract Telemedical services utilize the advancement of information technology for the exchange of health infor- mation and services without boundaries of place and time. Medical data that can be sent, exchanged and distributed to meet telemedical services should be followed by security system because of the increasingly da-ta theft and manipulation. Patient data can be secured by watermarking scheme with embed it into medical image. In this research, watermarking scheme is proposed by combining DWT-DCT method and optimize by GA to achieve good value of robustness and imperceptibility. The parameters for optimization are DWT subband, DCT subband, and scale factor for embedding. The proposed watermarking scheme is compared with other one methode scheme (DWT) and hybrid method (DWT-DCT) without GA. Experiment without attack’s result show that the proposed watermarking scheme is better up to 13,28 dB for PSNR and 0,21 for NCC performance value. In the experiment using attacks, the proposed watermarking scheme is good for some attack values. Keywords: Watermarking, Medical Image, DWT, DCT, GA 1 Pendahuluan Teknologi komputer dan internet yang berkembang sangat pesat diikuti dengan pemanfaatan teknologi digital di semua bidang kehidupan manusia. Begitu juga dalam bidang medis, dimana kemudahan untuk berbagi data medis pasien antar spesialis dari berbagai rumah sakit sangat dibutuhkan untuk jasa layanan telemedis (seperti diagnosa pasien jarak jauh) [12]. Citra digital medis beserta rekam medis seorang pasien tentunya bersifat pribadi dan rahasia, sehingga perlu ada pengamanan dan perlindungan ketika proses layanan telemedis dari percobaan akses atau manipulasi dari pihak tidak berwenang. Karena, menurut [6], kejahatan dengan pencurian data identitas medis semakin meningkat dan membahayakan. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah dengan metode watermarking pada citra digital medis. Wa- termarking sendiri adalah teknik penyisipan informasi tertentu ke dalam suatu citra. Informasi yang disisipkan disebut watermark, dimana watermark dapat berupa teks seperti informasi tertentu atau gambar berupa logo ter- tentu. Ide dasar skema watermarking pada penelitian ini adalah dengan menyisipkan rekam medis yang berbentu ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.1 Maret 2018 | Page 1668