Teknika : Engineering and Sains Journal ISSN 2579-5422 online Volume 1, Nomor 2, Desember 2017, 131-140 ISSN 2580-4146 print 131 EVALUASI KINERJA KEGIATAN PERAWATAN MESIN INJECTION MOLD MENGGUNAKAN METODE TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) PADA PT ICHIKOH INDONESIA M. Tirtana Siregar 1 , Abdullah 2 Manajemen Logistik Industri Elektronika Politeknik APP Jakarta, Indonesia e-mail : 1 tirtana.mts@gmail.com, 2 abdullah@gmail.com Diterima: 12 Nopember 2017. Disetujui : 26 Nopember 2017. Dipublikasikan : 4 Desember 2017 ©2017 TESJ Fakultas Teknik Universitas Maarif Hasyim Latif. Ini adalah artikel dengan akses terbuka di bawah lisensi CC BY 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran deskriptif mengenai perawatan mesin atau mainte- nance, meliputi Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Overall Human Ineffective- ness dan Six Big Losses pada PT Ichikoh Indonesia. Permasalahan yang terjadi diperusahaan yaitu banyak- nya jumlah part defect dikarenakan mesin sering breakdown. Pengumpulan data dilakukan dengan ob- servasi dan wawancara terstruktur dengan Manager Departement Molding Upstream 1 dan Departement Maintenance. Data tersebut dianalisis menggunakan metode kuantitatif dan evaluatif dari periode bulan April 2016 sampai Maret 2017. Dari hasil analisis ini PT Ichikoh Indonesia memiliki nilai efektifitas mesin yang masih dibawah standar JIPM (Japan Institude of Plant Maintenance) yaitu dengan nilai tertinggi pada bulan Februari 74%, sedangkan standar JIPM (Japan Institude of Plant Maintenance) adalah minimal sebe- sar 85% yang dihitung menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness. Sedangkan untuk penguku- ran tingkat ketidakefektifan kerja operator yang dianalisis menggunakan metode Overall Human Ineffec- tiveness mendapatkan nilai yang masih besar pada bulan Mei 2016 yaitu sebesar 17%. Faktor yang me- nyebabkan rendahnya nilai efektifitas mesin dan tingkat ketidakefektifan kinerja operator adalah faktor Idling and Minor Stoppagges dengan nilai losses sebesar 54% yang sudah dianalisis menggunakan diagram pareto. Sesuai dengan diagram sebab-akibat (fishbone) didapat faktor-faktor yang menyebabkan ter- jadinya Idling and Minor Stoppagges yang menjadi prioritas utama adalah a) faktor manusia yaitu masih kurang disiplin, sering terjadi kesalahan dalam perbaikan mesin, b) faktor material yaitu kesalahan spe- sifikasi material dan rendahnya perawatan bahan baku, c) faktor mesin yaitu mesin sering breakdown, kesalahan setup, d) faktor metode yaitu penjadwalan pengganti komponen yang belum efektif dan auton- omous maintenance kurang berjalan dengan baik, e) faktor lingkungan yaitu kebersihan mesin kurang. Kata Kunci : Overall Equipment Effectiveness, Overall Human Ineffectiveness, Perawatan mesin, Six Big Losses, Total Productive Maintenance, Diagram Pareto dan Diagram Sebab-Akibat (Fishbone). PENDAHULUAN Perkembangan Teknologi di bidang man- ufaktur belakangan ini semakin meningkat seiring dengan tuntutan konsumen yang terus menginginkan agar pabrik dapat memenuhi kebu- tuhan konsumen secara cepat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang ta- hun 2016 naik 4,00% dibanding tahun 2015. Didukung oleh data dari Indonesia Investments un- tuk penjualan mobil di Indonesia. Gambar 1 menjelaskan tentang perban- dingan penjualan mobil di Indonesia dari tahun 2009 sampai dengan 2016. Pada tahun 2009 penjualan mobil di Indonesia berjumlah 486.061 unit, bertambah menjadi 764.710 unit pada tahun 2010, bertambah menjadi 894.164 unit pada tahun 2011, bertambah menjadi 1.116.230 unit ditahun 2012, bertambah menjadi 1.229.916 unit ditahun 2013 dan menurun menjadi 1.208.019 unit ditahun 2014, menurun menjadi 1.013.291 unit pada tahun 2015 serta bertambah naik ditahun 2016 menjadi 1.061.735 unit. Tahun 2016 penjualan mobil di In- donesia naik 4% dari pada tahun 2015. PT. Ichikoh Indonesia adalah perusahaan yang berdiri dari Maret 1997 dengan luas wilayah 29,968m² dan luas gedungnya 17.600m² ini berge- rak dalam pengembangan dan pembuatan bagian- bagian listrik untuk mobil (lampu), cermin dan komponen otomotif lainnya seperti sparepart mo- bil dan motor. Yang beralamatkan di Jalan Irian Blok LL-1 Kawasan MM2100 Industrial Town, Cika- rang Barat, Bekasi, Jawa Barat. Dan mempunyai