DOI: 10.24843/JH.2018.v22.i03.p01 ISSN: 2302-920X Jurnal Humanis, Fakultas Ilmu Budaya Unud Vol 22.3 Agustus 2018: 572-578 572 Mitos Keris dalam Novel Hunus Karya Sunaryono Basuki Ks Sri Septi Dwi Jayanti Putri 1*, Maria Matildis Banda 2, Sri Jumadiah 3 [123] Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya-Universitas Udayana 1 [dwijayantiputri5995@gmail.com], 2 [mbanda574@gmail.com], 3 [srijumadiah@gmail.com] *Corresponding Author Abstrak Objek penelitian ini adalah novel Hunus karya Sunaryono Basuki Ks. Novel Hunus dianalisis dengan menggunakan teori struktur dan teori sosiologi sastra. Penggunaan teori sosiologi sastra dalam penelitian ini tepat karena novel Hunus memiliki gambaran sosial yang kuat tentang kepercayaan tradisional tentang kesaktian keris. Rumusan masalah yang dibahas ialah struktur novel dan mitos keris dalam aspek budaya, agama, dan pendidikan yang terungkap dalam novel Hunus. Struktur novel Hunus, meliputi: alur, penokohan, dan latar. Alur novel Hunus menggunakan alur campuran. Penokohan dibagi menjadi tokoh utama dan tokoh tambahan, tokoh utama ialah Anthony Wright, tokoh tambahan yaitu Anak Agung Ngurah Ari Maharani, Wayan, Husni, Ida Bagus Sudiara. Kemudian latar tempat novel Hunus terjadi di Jakarta dan Inggris, latar waktu cerita novel sekitar tahun 1990-an, dan latar sosial menceritakan kehidupan masyarakat Bali. Mitos keris dalam novel Hunus difokuskan pada tiga aspek, yakni aspek budaya, agama, dan pendidikan. Aspek budaya membahas upacara tumpek landep. Dalam novel dijelaskan tata cara masyarakat Bali menyucikan benda pusaka dalam hal ini keris pada upacara tumpek landep. Aspek agama membicarakan latar belakang agama para tokoh mempercayai mitos keris. Tony dengan prinsip agama bersifat pribadi memandang mitos keris hanya suatu dongeng atau takhyul yang berlaku pada masyarakat yang memercayainya. Kemudian pikiran ini berubah ketika Tony mengalami kesaktian keris yang “membunuh” setiap kali dihunus. Sedangkan Gung Ari (istri Tony) beragama Hindu mempercayai mitos keris secara turun temurun baik berupa petuah maupun ritual tumpek landep yang harus diyakini. Aspek pendidikan membahas pendidikan yang didapatkan para tokoh mempengaruhi cara pandang terhadap mitos keris dalam konflik novel. Mendapatkan pendidikan formal yang sama, namun tokoh Gung Ari (istri Tony) memperoleh pendidikan informal dalam keluarganya mengenai mitos tentang keris. Mitos keris dalam novel Hunus mengajarkan bahwa kita harus menghargai setiap kepercayaan suatu masyarakat meskipun kita tidak lahir dan tumbuh dalam kepercayaan akan mitos tersebut. Kata kunci : novel, sosiologi sastra, mitos keris Abstract The object of this study was the novel Hunus by Sunaryono Basuki Ks. The novel Hunus was analyzed by using theory of structure and theory of literature sociology. The using of theory of literature sociology in this study was proper because the novel Hunus had an intense social depiction of traditional belief about the supernatural power of kris. The problems of study discussed were the structure of the novel and the myth of kris within the aspects of culture, religion, and education that were revealed in the novel Hunus. The structure of the novel Hunus encompassed: plots, characterization, and backgrounds. The plots of the novel Hunus used the plot of mix. The characterization was divided into the main character and the additional characters, the main character was Anthony Wright, and the additional characters were Anak Agung Ngurah Ari Maharani, Wayan, Husni, and Ida Bagus Sudiara. The background of place happened in Jakarta and England, the background of time was in 1990’s, and the background