ISSN : 2460-9684 [VOLUME: 02 – NOMOR 03 – September 2017] Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana 467 PENGGUNAAN METILPREDNISOLON SEBAGAI PEREDA NYERI PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH AKUT RAWAT JALAN RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA Tiara Triasari 1 , Rizaldy Taslim Pinzon 2 1 Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma 2 Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Korespondensi: tiaratriasari@gmail.com ABSTRAK Nyeri punggung bawah (NPB) akut merupakan penyakit umum dan penyebab keterbatasan dalam bekerja maupun melakukan aktivitas sehari-hari yang terjadi selama kurang dari 12 minggu atau terjadi selama 6 bulan dengan interval tanpa nyeri. Pada penelitian sebelumnya dilaporkan bahwa penambahan metilprednisolon untuk terapi NPB tidak memberikan hasil yang baik bila dibandingkan dengan tanpa metilprednisolon. Mengukur penurunan nilai VAS serta mengidentifikasi outcome dan efek samping aktual yang terjadi pada penambahan metilprednisolon pada pasien NPB akut di instalasi rawat jalan rumah sakit Bethesda Yogyakarta. Observasional-analitik dengan rancangan kohort. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah pasien NPB akut yang dikelompokkan berdasarkan jenis terapi yang diterima yaitu kelompok analgesik nonsteroid dengan atau tanpa tambahan metilprednisolon 4 mg. Data diukur dengan VAS (Visual Analog Scale), dan diidentifikasi dengan kuisioner subjektif dan obyektif. Diperoleh 30 NPB akut yang terdiri dari 11 pasien laki-laki (36,67%) dan 19 pasien perempuan (63,33%) dengan 40% pasien berusia >62 tahun, 46,67% 41-62 tahun, dan 13,33% pasien berusia 18-41 tahun. Sebanyak 15 pasien masuk dalam kelompok terapi NPB akut tanpa metilprednisolon dan 15 pasien masuk dalam kelompok dengan tambahan metilprednisolon 4 mg untuk terapi NPB akut. Hasil analisis penambahan metilprednisolon 4 mg terhadap pengurangan nyeri tidak terdapat perbedaan bermakna pada rata-rata penurunan nilai VAS sebelum dan setelah terapi (p=0,253), outcome terapi berupa pengurangan nyeri saat beraktivitas (p=0,589) dan menjelang atau saat tidur (p=0,330), efek samping aktual pada kedua kelompok, dan rata-rata selisih nilai VAS pada tiga kelompok berdasarkan regimen dosis metilprednisolon tidak berbeda bermakna (p=0,792). Penambahan metilprednisolon untuk terapi NPB akut dapat menurunkan nilai intensitas nyeri, tercapainya outcome terapi, dan tidak terdapat perbedaan efek aktual namun tidak berbeda bermakna dengan terapi NPB akut tanpa metilprednisolon. Kata kunci: Nyeri Punggung Bawah, Metilprednisolon