Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S), 1(1), 2021, 76-84 ISSN: xxxx-xxxx (online) DOI: 10.17977/um063 v1i1p76-84 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Pendekatan kognitif Back and McKeown: Implementasi dalam pengembangan Geography teksbook Widdy Costyastuti Anawati Zatil Hidayah, Yusuf Suharto*, Marhadi Slamet Kistiyanto Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang No. 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia *Penulis korespondensi, Surel: yusuf.suharto.fis@um.ac.id Paper received: 03-01-2021; revised: 15-01-2021; accepted: 30-01-2021 Abstrak Buku teks adalah sumber belajar utama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Buku teks yang baik hendaknya bersifat kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan produk buku teks geografi pada materi keragaman budaya dan mitigasi bencana alam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan Dick & Carey yang dimodifikasi menjadi sembilan tahapan. Rekapitulasi hasil analisis data melalui penilaian validasi ahli dan subjek uji coba menunjukkan respon positif terhadap kualitas buku teks hasil pengembangan. Hasil penilaian menunjukkan persentase keseluruhan yaitu 82,75%, termasuk kategori “sangat baik” dengan keputusan uji “tidak perlu direvisi” melalui perbaikan berdasarkan masukan dan saran validator ahli dan subjek uji coba. Kata kunci: buku teks Geografi; pengembangan kognitif; budaya mitigasi bencana. 1. Pendahuluan Buku teks merupakan sumber belajar utama yang paling banyak digunakan baik oleh guru maupun siswa di sekolah. Pada buku teks tersusun materi secara sistematis yang mengacu pada kurikulum yang sedang berlaku. Hal tersebut disebabkan karena di dalam kurikulum termuat kompetensi yang harus dicapai oleh siswa dalam proses kegiatan pembelajaran di kelas. Peraturan Pemerintah Pendidikan Nasional No.2 tahun 2008 pasal 1 menyebutkan bahwa buku teks adalah buku acuan wajib untuk digunakan dalam satuan pendidikan dasar, menengah, dan perguruan tinggi yang memuat materi pelajaran dalam rangka peningkatan keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, kepribadian, dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang disusun berdasarkan standar nasional pendidikan. Sebagai sumber belajar wajib, buku teks memiliki peran penting dan strategis dalam penggunaannya. Sesuai dengan pendapat Banowati (2007) yang mengatakan bahwa buku teks dalam kegiatan pembelajaran memiiki kedudukan yang strategis dan mempengaruhi mutu pendidikan karena berfungsi sebagai sumber belajar yang penting dalam ketercapaian kompetensi sebagai tujuan kegiatan pembelajaran. Buku teks dalam kegiatan pembelajaran dinilai memiliki kedudukan penting sebagai salah satu komponen yang menentukan proses kegiatan pembelajaran. Selain itu, kemudahan dalam memperoleh buku teks menjadikan menjadikan minat dalam penggunaan buku teks sebagai sumber belajar pun cukup besar apabila dibandingkan dengan sumber belajar lainnya. Besarnya tingkat penggunaan buku teks menyebabkan tingkat ketergantungan yang cukup tinggi terhadap penggunaan buku teks. Menurut Purwanto, dkk (2016) menyebutkan ketergantungan pada buku teks di Indonesia dalam proses pembelajaran masih tinggi dikarenakan guru geografi di SMA cenderung mengandalkan buku teks dalam proses kegiatan pembelajaran.