Meylita Ratna, dkk., Pengaruh Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Multimedia ….1971 PENGARUH PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP KOMPETENSI KIMIA SISWA Meylita Ratna*, Antonius Tri Widodo, dan Sigit Priatmoko Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang Gedung D6 Lantai 2 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 50229, Telp. (024)8508035 E-mail: meylita.chem@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation berbantuan multimedia interaktif terhadap kompetensi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi afektif dan psikomotorik, angket tanggapan siswa, dan soal pre test-post test. Desain penelitian control group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 – XI IPA 5 SMA Negeri 1 Magelang tahun ajaran 2012/2013. Pengambilan sampel secara cluster random sampling. Hasil analisis akhir didapat pencapaian standar kelulusan kompetensi kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Uji korelasi diperoleh koefisien korelasi biserial (r b ) sebesar 0,42 dan t hitung 3,74 lebih dari 2,01 dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 46. Hasil perhitungan diperoleh koefisien determinasi sebesar 17,80%. Rata-rata nilai afektif dan psikomotorik kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran group investigation berbantuan multimedia interaktif berpengaruh terhadap kompetensi kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Magelang. Kata kunci: group investigation (GI), kompetensi kimia siswa, multimedia interaktif ABSTRACT This study aimed to determine the effect of learning model group investigation aided interactive multimedia on the competence of solubility and solubility product. Instrument in this study is the affective and psychomotor observation sheet, students' questionnaire responses, and the matter of pre test-post test. This research used control group pretest-posttest design. Population in this study were students of class XI IPA 1 - XI IPA 5 SMAN 1 Magelang in school year 2012/2013. From the final analysis can be concluded that achieving a passing grade experimental class competency better than the control class. Correlation biserial correlation coefficient of 0.42 and t count 3.74 bigger than 2.01 with a significance level of 5% and df = 46. From calculation, the coefficient of determination of 17.80%. The average value of affective and psychomotor experimental classes are better than the control class. Based on the results, it can be concluded that the learning model group investigation aided interactive multimedia effect on the competence of solubility and solubility product class XI student of SMAN 1 Magelang. Keywords: group investigation (GI), competence, interactive multimedia PENDAHULUAN Salah satu penyebab siswa belum mencapai standar kelulusan kompetensi kimia adalah siswa masih kesulitan dengan konsep serta rumus–rumus kimia. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di SMA Negeri 1 Magelang kelas XI IPA dengan melakukan wawancara terhadap guru bidang studi kimia, diketahui bahwa ketuntasan klasikal siswa dalam menguasai materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan untuk tahun ajaran 2011/2012 kurang dari 85% dengan Nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) di sekolah tersebut untuk mata pelajaran kimia adalah 76. Untuk menumbuhkan kemampuan berfikir siswa sehingga diharapkan tercapai standar kelulusan kompetensi siswa mengalami peningkatan maka digunakan model pembelajaran yang relevan terhadap