136 KONSTRUKSI PASIF BAHASA JEPANG (Kajian Gramatika Relasional) Rita Maria Sahara dan Lien Darlina Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali Kampus Bukit Jimbaran, Bali. Telp. +62 0361 701981 ext.196 E-mail: Iing_rs@yahoo.com ABSTRACT. This article examines of Japanese passive construction viewed from a study of relational grammar. Passive construction in Japanese are divided into three types, namely chokusetsu ukemi 'direct passive', mochinushi no ukemi 'possession passive', and daisansha no ukemi 'third party passive'. By applying Relational Grammar Theory (RG), the result of analysis indicates that the changes of grammatical relation has the same revaluation in ukemi chokusetsu, that is the direct object of active construction becomes the subject of passive and active construction subject becomes chomeur. In Japanese, mochinushi no ukemi, and daisansha no ukemi can be operated by RG with its own constraints. KEYWORDS: chokusetsu ukemi, ukemi mochinushi no, daisansha no ukemi, relational grammar PENDAHULUAN Kalimat pasif adalah suatu konstruksi kalimat yang subjeknya menjadi sasaran perbuatan atau tujuan perbuatan dari kalimat tersebut. Dalam bahasa Jepang terdapat istilah kalimat pasif langsung dan kalimat pasif taklangsung. Bentuk pasif bahasa Jepang, sejauh yang penulis ketahui, tidak serumit seperti Bahasa Indonesia. Ahli tata bahasa Jepang, Iori (2001), Tsujimura (1996), dan Nitta (1997) memandang pasif dari kategori sintaksis dan membaginya ke dalam dua struktur kalimat pasif bahasa Jepang, yaitu struktur kalimat ‘pasif langsung’ (chosetsu ukemi) dan struktur ‘kalimat pasif tak langsung’ (kansetsu ukemi). Teori Tata Bahasa Relasional dikenal dengan istilah relasi gramatika (fungsi gramatika), seperti subjek, objek langsung, objek tak langsung, dan oblik. Relasi oblik bersifat terbatas dari sudut semantis karena kehadirannya biasanya dimarkahi dengan preposisi atau postposisi. Data dikumpulkan dari Novel Madogiwa No Totto-Chan karangan Kuroyanagi, buku Nihongo Bunpo Handbook karangan Iori, Buletin Egao 3 Juli 2002, 2 April, 3 Juli, - 2004, Minna no Nihongo karangan Kogawa, buku Nihongo Bunpo Enshuu karangan Setsuko, Ando dan Yoshimi, Ogawa, The Nihongo Journal (Januari, April, Juli 2000), kamus A Dictionary of Basic Japanese Grammar. Masalah pokok yang akan dibahas dalam kajian ini adalah: bagaimanakah relasi gramatika relasional pasif bahasa Jepang? METODE PENULISAN