Jurnal Sutet Vol. 5 No.1 Januari - Mei 2015 | 37 KOORDINASI RELE DIFFERENSIAL 87GT DAN RELE ARUS LEBIH 51/27 DI GENERATOR-TRANSFORMATOR TERHADAP GANGGUAN HUBUNG SINGKAT UNIT 3 PLTP GUNUNG SALAK Budi Santosa 1) , Muchamad Nur Qosim 2) , Hendrianto Husada 3) Teknik Elektro, Sekolah Tinggi Teknik - PLN 1 budi.santosa@sttpln.ac.id 2 mn_qosim@yahoo.com 3 hendrianto_h@yahoo.com Abstract : The power plant has several components one of which is the Generator and Transformer which become the vital equipment in a power plant. Therefore from the reliability and sustainability of a generator and transformer is very dependent on the protection system used. In this studi discusses the adjustment of differential releases and more currents and coordination of both in the event of interference obtained from the data processing. The value of the adjusting current in the differential releases of 1.75 A with 0.2% mismatch and 6.3 A more current releases and the coordination between the differential releases and the overcurrent is limited by the delay time set on the overcurrent current with the TMS value of 0.159 and The greater the noise current the faster the working time of the relay provides a trip signal to the circuit breaker. Keywords: Coordination, Differential, More Flow Abstrak : Pembangkit listrik memiliki beberapa komponen salah satunya ialah Generator dan Transformator yang menjadi peralatan vital dalam suatu pembangkit tenaga listrik..Maka dari itu keandalan dan keberlangsungan suatu generator dan transformator sangat bergantung pada sistem proteksi yang digunakan. Pada penelitian ini membahas tentang penyetelan rele diferensial dan arus lebih serta koordinasi keduanya saat terjadi gangguan yang diperoleh dari hasil pengolahan data. Besar nilai arus penyetelan pada rele differensial sebesar 1,75 A dengan mismatch 0,2 % dan rele arus lebih 6,3 A serta koordinasi antara rele differensial dan arus lebih dibatasi dengan waktu tunda yang sudah disetel pada rele arus lebih dengan nilai TMS 0,159 dan semakin besar arus gangguan maka semakin cepat waktu kerja rele memberikan sinyal trip ke circuit breaker. Kata Kunci : Koordinasi, Diferensial, Arus Lebih 1. PENDAHULUAN Saat ini tenaga listrik telah menjadi kebutuhan pokok baik di bidang perindustrian dalam skala besar hingga rumah tangga dalam skala kecil. Dalam bidang industri, listrik biasa digunakan untuk mengoperasikan motor, kompresor, dll. Serta dalam rumah tangga biasa digunakan untuk menyalakan lampu, pompa, kulkas dll. Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang semakin meningkat dari tahun ke tahun maka kebutuhan listrik dari tahun ke tahun pun semakin meningkat. Agar dapat selalu memenuhi kebutuhan listrik ke penduduk maka dibangunlah pembangkit- pembangkit energi listrik baik yang bersifat konvensional maupun terbarukan. Pem- bangkit yang dibahas dalam penelitian ini ialah pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Gunung Salak. Pembangkit listrik memiliki beberapa komponen salah satunya ialah Generator dan Transformator yang menjadi peralatan vital dalam suatu pembangkit tenaga listrik. Generator berfungsi untuk mem- bangkitkan listrik pada suatu pembangkit sedangkan Transformator berfungsi untuk menaikan dan menurunkan tegangan agar dapat menyalurkan energi listrik sampai ke penduduk. Kedua komponen tersebut harus benar-benar diperhatikan dalam setiap melakukan pemeliharaan. Keandalan dari suatu generator dan transformator sangat bergantung pada