COMMUNITY EMPOWERMENT Vol.6 No.11 (2021) pp. 2113-2118 p-ISSN: 2614-4964 e-ISSN: 2621-4024 2113 Pembuatan gambar kerja dan maket redesain lamin adat suku dayak untuk pelestarian budaya asli Kalimantan Timur Nur Husniah Thamrin , Mafazah Noviana Politeknik Negeri Samarinda, Samarinda, Indonesia nhusniah@polnes.ac.id https://doi.org/10.31603/ce.6198 Abstrak Budaya di Kalimantan Timur memiliki banyak ragam yang semakin lama semakin menghilang jika tidak dilaksanakan upaya pelestarian baik oleh masyarakat, instansi/lembaga khususnya di sekolah/kampus yang bersentuhan langsung dengan hal- hal mengenai kebudayaan. Salah satu budaya yang menjadi perhatian saat ini adalah budaya masyarakat Dayak Kenyah yang berada di Desa budaya Pampang, Samarinda. Selain menjadi salah satu cagar budaya, desa Pampang juga merupakan aset untuk pariwisata serta edukasi bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar. Kondisi bangunan lamin yang mulai termakan usia yang membutuhkan sebuah perhatian khusus untuk perawatan ataupun pembaruan desain dengan tetap mempertahankan aspek filosofis budaya setempat. Maka dari itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pengembangan desain lamin adat di Desa budaya Pampang. Adapun metode yang digunakan yaitu, pengkajian literasi, pembuatan gambar/desain, ceramah/pemaparan konsep, diskusi dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini berupa produk dan jasa gambar kerja serta maket redesain bangunan lamin adat yang diharapkan memberikan sumbangsih terhadap pelestarian budaya asli Kalimantan Timur. Kata Kunci: : Budaya; Dayak Kenyah; Lamin Adat; Maket; Gambar kerja Making working drawings and mockups of the redesign of the Dayak traditional lamin for the preservation of East Kalimantan's indigenous culture Abstract Culture in East Kalimantan has many varieties that are increasingly disappearing if conservation efforts are not carried out both by the community, agencies/institutions, especially in schools/campuses that are in direct contact with matters of culture. One of the cultures that is currently of concern is the culture of the Dayak Kenyah community in the Pampang cultural village, Samarinda. Besides being a cultural heritage, Pampang village is also an asset for tourism and education for local communities and foreign tourists. The condition of the lamin building which is getting old requires special attention for maintenance or design updates while maintaining the philosophical aspects of the local culture. Therefore, this community service activity focuses on developing traditional lamin designs in the Pampang cultural village. The methods used are literacy assessment, drawing/design making, lecture/concept presentation, discussion, and evaluation. The results of this activity are in the form of products and services, working drawings and mockups of the redesign of traditional lamin buildings which are expected to contribute to the preservation of the original culture of East Kalimantan. Keywords: Culture; Dayak Kenyah; Traditional Lamin; Mockups; Working drawings