Seminar Nasional Hasil Penelitian 2017, ISBN : 978-602-14917-5-1 130 Analisis Keakuratan Hasil Uji Impact dengan Metode Izod dan Charpy Harijono #1 , Hengki Purwanto *2 # Jurusan Teknologi Pertanian ,Politeknik Negeri Jember Jl.Mastrip POBOX 164 Jember Harijono05@gmail.com * Jurusan Teknik ,Politeknik Negeri Jember Jl.Mastrip POBOX 164 Jember Hengkip333@gmail.com Abstract Innovation creates the newest ingredients in materials. Potentially very much developed in the present era. Aims to find the basic materials of advanced materials for the necessities of life in support of manufacturing innovation in manufacturing. In this research use two research method that is izod and charpy. Looking for the value of a specimen's strength. In this study wanted to know which method is more accurate in reading energy. So in testing enough to use one test method used on the laboratory KeywordsCharpy, Impact, Izod, Materials, Method I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Uji Impak adalah pengujian ketangguhan pada specimen berbahan material logam dan komposit. Uji Impak bisa diartikan sebagai suatu tes yang mengukur kemampuan suatu bahan dalam menerima beban tumbuk yang diukur dengan besarnya energi yang diperlukan untuk mematahkan spesimen dengan ayunan. Pada pengujian ini diperlukan sebuah specimen sesuai standart ASTM E 23 dan di uji dengan menggunakan 2 motoda pengujian, yaitu: pengujian charpy dan izod. Pengujian ini adalah mengetahui nilai energi dari ketangguhan specimen. Pada pengujiannya mempunyai dua metoda, yaitu : pengujian charpi dan izod. Dari kedua metoda tersebut mempunyai karakter pengujian yang berbeda pada penempatan specimen. Pada metoda charphy specimen ditaruh tertidur sedangkan specimen motoda izod dalam keadaan tegak berdiri. Tingkat Ketelitian dari suatu alat uji harus di buktikan dengan cara di praktikan dan di uji. Sehingga mahasiswa menggunakan alat bisa menjelaskan faktor apa saja yang tidak terhitung dalam pengujian. Dan meminimalisir kekeliruan teori pada saat menguji. Dalam pengujian ketangguhan material ini memerlukan hasil energi yang diserap dari berat pendulum yang berayun memukul Speciment. Dari penelitian ini apakah hasil energi dua metoda tersebut bisa diambil kesimpulan yang sama atau berbeda. Maka dari itu proposal ini dibuat untuk membuktikan keakuratan pada dua motoda tersebut. 1.2 Rumusan Masalah Berdasakan latar belakang diatas maka dirumuskan beberapa rumusan masalah dari penelitian ini yaitu : 1. Bagaimana perbandingan Energi dari dua metoda tersebut ? 2. Pendekatan keakuratan hasil teori terhadap hasil praktek pada dua metoda tersebut 1.3 Hipotesis Berdasarkan rumusan masalah diatas dikemukakan hipotesis dalam penelitian ini : Memberikan nilai hasil energi yang sama dalam pengujian ketangguhan. Dari data yang diperoleh akan bandingkan secara deskriptif berdasarkan realitas observasi terhadap hasil analisa yang di dapat II. TINJAUAN PUSTAKA 1. Uji Impact Pengujian impact dilakukan dengan benda uji diberi takikan (notch). Besaran yang diukur dalam pengujian ialah harga impact (kerja persatuan luas). Pada umumnya bahan menunjukan sifat getas pada temperature rendah. Dengan pengujian impact dapat ditentukan temperature transisi dari sifat ulet ke sifat getas.