Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 5 No. 1 Maret 2021 e. ISSN: 2550-0821 Dosen Indonesia Semesta (DIS)-DPD Jatim 19 KESEHATAN & KEDOKTERAN Edukasi dan Sosialisasi Pencegahan Virus Covid-19 Berawal Dari Diri Sendiri Di Desa Kampung Anyar Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi 1 Feby Indriana Yusuf, 2 Dzurotul Mutimmah, 3 Novi Prayekti, 4 Reny Eka Evi Susanti, 5 Fitri Nurmasari 1,2,3 Prodi Pend. Matematika, Univ. PGRI Banyuwangi, Jl. Ikan Tongkol 22, Banyuwangi, 68416 4 Prodi Kimia, Universitas PGRI Banyuwangi, Jl. Ikan Tongkol 22, Banyuwangi, 68416 5 Prodi Biologi, Universitas PGRI Banyuwangi, Jl. Ikan Tongkol 22, Banyuwangi, 68416 E-mail: feby.statistika@gmail.com Abstrak Virus Corona menjadi salah satu virus yang telah menyebabkan SARS, MERS, dan Covid-19. Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu wilayah dengan grafik perkembangan Covid-19 yang menunjukkan peningkatan cukup tinggi. Berdasarkan data dari website corona.banyuwangikab.go.id pada bulan Agustus sebanyak 237 orang dinyatakan terinveksi Covid-19, pada bulan Desember terdata sebanyak 3963 oran. Hal tersebut menjadi perhatian utama banyak pihak khususnya pemerintah daerah dalam upaya untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19. Kecamatan Glagah merupakan salah satu kecamatan yang terletak di bagian barat wilayah Banyuwangi. Desa Kampung Anyar merupakan salah satu desa di Kecamatan Glagah. Masyarakat di desa Kampung Anyar masih banyak yang belum mematuhi protokol kesehatan, sehingga kegiatan baik itu berupa sosialisasi melalui spanduk, melalui jejaring sosial dan melalui kegiatan masyarakat lainnya sangat diperlukan untuk dapat mensukseskan pemutusan mata rantai virus Covid-19. Selain sosialisasi terkait protokol kesehatan, edukasi kepada warga harus diberikan sehingga dalam melaksanakan protokol kesehatan dapat dilakukan sesuai aturan dan anjuran, supaya masyarakat melalui lingkup terkecil yaitu keluarga dapat saling menjaga dan melindungi agar tidak terinveksi virus Covid-19. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat desa Kampung Anyar bahwa mencegah sejak dini tidak serumit yang didengar melalui media sosial atau televisi, disamping itu ibu- ibu yang mengikuti kegiatan tersebut sepakat dan berkomitmen untuk menjadi garda terdepan di keluarganya dalam mencegah penyebaran Covid-19. Kata Kunci Sosialisasi, Edukasi, Pencegahan, Covid-19 Abstract The Corona virus is one of the viruses that has caused SARS, MERS, and Covid-19. Banyuwangi Regency is one of the areas with a graph of the development of Covid-19 which shows a fairly high increase. Based on data from the corona.banyuwangikab.go.id website in August, 237 people were declared infected with Covid-19, in December there were 3963 people. This is the main concern of many parties, especially local governments, in an effort to prevent the spread of the Covid-19 virus. Glagah sub-district is one of the sub-districts located in the western part of the Banyuwangi region. Kampung Anyar Village is one of the villages in Glagah District. Many people in Kampung Anyar village still do not comply with health protocols, so that good activities in the form of socialization through banners, through social networks and through other community activities are needed to be able to successfully break the chain of the Covid-19 virus. In addition to socialization related to health protocols, education to residents must be provided so that in implementing health protocols it can be carried out according to rules and recommendations, so that the community, through the smallest scope, namely families, can protect and protect each other from being infected with the Covid-19 virus. This activity raises the awareness of the village community in Kampung Anyar that early prevention is not as complicated as heard through social media or television, besides that women who participate in these activities agree and are committed to being the front guard in their families in preventing the spread of Covid-19. Keywords Sosialization, Education, Prevention, Covid-19 1. PENDAHULUAN Virus Corona menjadi salah satu virus yang telah menyebabkan SARS, MERS, dan Covid-19. Pemahaman yang tepat dengan usaha pencegahan sebaran virus menjadi upaya utama dalam mencegah penyebaran virus dengan tipe baru. Virus Corona dengan tipe baru yang penyebarannya begitu masif di berbagai belahan bumi ternyata terus bermutasi dari waktu ke waktu. Pola penyebaran virus Corona memiliki pola yang sangat luas dan berjalan dengan cepat, bahkan melebihi SARS atau MERS [1]. Wabah virus Corona ditetapkan sebagai daruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia atau PHEIC (Public Health Emergency Of