ISSN:2528-66510;Volume 5;No.3(Juny, 2020): 804-812 Jurnal Human Care 804 POLIFARMASI PADA PASIEN GERIATRI Husna Fauziah 1) , Roza Mulyana 2) , Rose Dinda Martini 2) 1 Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, Bagian Penyakit Dalam RSUP M. Djamil Padang email: husna.fauziah.hf@gmail.com 2 Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, Divisi Geriatri, Bagian Penyakit Dalam RSUP M. Djamil Padang Submitted : 17-04-2020, Reviewer:20-04-2020, Accepted: 20-04-2020 Abstrak Latar belakang: Polifarmasi banyak ditemukan pada populasi geriatri dan berhubungan dengan efek samping dan lama perawatan di rumah sakit. Polifarmasi adalah penggunaan bersamaan enam obat atau lebih oleh seorang pasien. Mengidentifikasi dan menghindari polifarmasi dapat memberikan hasil yang lebih baik pada pasien usia lanjut dan membantu meningkatkan kualitas hidup. Tujuan: Meningkatkan pemahaman dalam mengidentifikasi dan menatalaksana polifarmasi pada pasien geriatri. Tinjauan Pustaka: Polifarmasi banyak ditemukan pada pasien geriatri dan berkaitan dengan kondisi penyakit dan pertambahan usia. Peningkatan penggunaan obat pada geriatri meningkatkan risiko negatif seperti peningkatan biaya perawatan, kejadian efek samping obat, interaksi obat, ketidakpatuhan pengobatan, penurunan status fungsional, dan sindrom geriatri. Beberapa strategi untuk mengurangi polifarmasi di kalangan pasien usia lanjut membutuhkan kerjasama multidisiplin. Penerapan kriteria AGS Beers dan kriteria STOPP / START meningkatkan kesesuaian obat pada pasien usia lanjut dan mengurangi polifarmasi. Kesimpulan: Diperlukan pemahaman yang lebih baik tentang polifarmasi dan konsekuensinya pada pasien geriatri. Diperlukan implementasi instrumen dan metode untuk mengatasi polifarmasi pada praktek klinis sehari-hari pada pasien geriatri. Kata kunci: polifarmasi, geriatri, Kriteria AGS Beers, Kriteria STOPP/START Abstract Background: Polypharmacy is found in many geriatric populations and associated with side effects and length of hospital stay. Polypharmacy is the concurrent use of six or more drugs by a patient. Identifying and avoiding polypharmacy can provide better results in elderly patients and help to improve quality of life. Objective: to increase understanding in identifying and managing polypharmacy in geriatric patients. Literature Review: Polypharmacy is found in many geriatric patients due to their disease and aging process. Increased use of drugs in geriatrics increases negative risks such as increased treatment costs, adverse drug events, drug interactions, treatment non-compliance, decreased functional status, and geriatric syndrome. Some strategies to reduce polypharmacy among elderly patients require multidisciplinary collaboration. Application of AGS Beers criteria and STOPP / START criteria increases drug suitability in elderly patients and reduces polypharmacy. Conclusion: A better understanding of polypharmacy and its consequences is needed in geriatric patients. It is necessary to implement instruments and methods to overcome polypharmacy in daily clinical practice in geriatric patients. Keywords: polypharmacy, geriatrics, AGS Beers Criteria, STOPP / START criteria PENDAHULUAN Populasi dunia terus menua. Peningkatan harapan hidup berbanding lurus dengan peningkatan beban perawatan kesehatan akibat penuaan global. Penyakit kronis degeneratif sering ditemukan dan kondisi multi-morbiditas terus meningkat dengan pertambahan usia. Peresepan obat