JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA
Volume 5, Nomor 2, April 2021, Page 387-397
ISSN 2614-5278 (media cetak), ISSN 2548-8368 (media online)
Available Online at https://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/mib
DOI 10.30865/mib.v5i2.2746
Dedek Indra Gunawan Hutasuhut, Copyright ©2021, MIB, Page 387
Submitted: 02/01/2021; Accepted: 04/02/2021; Published: 25/04/2021
Sistem Informasi Eksekutif Pelelangan dengan Metode Iconix Process
Pada PT. Pelindo I Berbasis Web
Dedek Indra Gunawan Hutasuhut
1,*
, Ambiyar
2
, Nita Syahputri
1
, Ulfa Indriani
1
, Ermayanti Astuti
1
,
Unung Verawardina
2,3
1
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Universitas Potensi Utama, Medan, Indonesia
2
Fakultas Teknik, Teknologi Pendidikan dan Kejuruan, Universitas Negeri Padang, Padang, Indonesia
3
Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer, IKIP PGRI, Pontianak, Indonesia
Email:
1,*
dedek.indra@gmail.com,
2
ambiyar@ft.unp.ac.id,
3
nieta20d@gmail.com,
4
nieta20d@gmail.com,
4
ulfahindriani90@gmail.com,
5
ermaemma0216@gmail.com,
6
unungverawardina@gmail.com
Email Penulis Korespondensi: dedek.indra@gmail.com
Abstrak−Kemajuan teknologi informasi memiliki dampak yang luar biasa dalam membantu pihak eksekutif dalam mengambil
keputusan. Sistem informasi eksekutif merupakan salah satu metode yang terbaik untuk membantu pihak pimpinan atau
eksekutif untuk mengambil keputusan secara efektif dan efisien. Tidak semua pekerjaan dan pengadaan barang dilakukan oleh
karyawan atau staff PT. Pelindo I akan tetapi dilakukan dengan proses lelang. Selama ini proses pendataan yang dilakukan
adalah dengan menggunakan Microsoft excel. Banyak kelemahan yang terjadi yaitu data tidak realtime dan pimpinan tidak
dapat melihat informasi secara langsung serta data yang ditampilkan belum dapat membantu pimpinan mengambil keputusan
secara cepat. Oleh karena itu dibutuhkan Sistem Informasi Eksekutif agar pimpinan dapat melihat langsung status pelelangan
yang ada pada PT. Pelindo I. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem informasi eksekutif pada PT.
Pelindo I dengan metode iconix process untuk menampilkan status pelelangan.Tahapan-tahapan dalam merancang aplikasi
menggunakan metode Iconix Process yang terdiri dari sembilan tahapan yaitu proses requirement analysis, penyusunan domain
model, GUI storyboard, use case diagram, robustness diagram, sequence diagram, update domain model, class diagram,
implementation. Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan aplikasi yang menampilkan laporan status pelelangan yang ada
pada PT. Pelindo pada tahun 2019 yang lebih efisien dengan menggunakan metode iconix process. Laporan yang ditampilkan
berupa data selesai kontrak, masih proses, gagal dan dikembalikan.
Kata Kunci: Sistem Informasi Eksekutif, Iconix Process, Status Lelang
Abstract−The advancement of information technology has had a tremendous impact in assisting executives in making
decisions. The executive information system is one of the best methods to help the leader or executive to make decisions
effectively and efficiently. Not all work and procurement of goods is carried out by employees or staff of PT. Pelindo I,
however, was carried out through an auction process. So far, the data collection process has been done using Microsoft Excel.
Many weaknesses that occur, namely the data is not realtime and the leader cannot see the information directly and the data
displayed cannot help the leader make decisions quickly. Therefore, an Executive Information System is needed so that the
leadership can see directly the status of the existing auction at PT. Pelindo I. The purpose of this research is to design and build
an executive information system at PT. Pelindo I with the iconix process method to display the status of the auction. The stages
in designing an application using the Iconix Process method consist of nine stages, namely the process of requirements analysis,
preparation of a domain model, GUI storyboard, use case diagrams, robustness diagrams, sequence diagrams, domain updates
model, class diagram, implementation. The result of this research is to produce an application that displays a report on the
status of the existing auction at PT. Pelindo in 2019 which is more efficient by using the iconix process method. The report that
is displayed is in the form of data on contract completion, still in process, failed and returned.
Keywords: Executive Information System; Iconix Process; Auction Status
1. PENDAHULUAN
Kemajuan teknologi informasi diciptakan untuk mempermudah, menghemat waktu serta mempercepat dalam
pengambilan keputusan. Salah satu teknologi dalam mempercepat pengambilan keputusan yang strategis bagi
eksekutif adalah dengan menggunakan Sistem Informasi Eksekutif (SIE)[1]. Dengan adanya Sistem Informasi
Eksekutif, pimpinan dapat memantau data status pekerjaan dimana saja tanpa mengenal jarak. Sistem informasi
eksekutif merupakan modul dalam sistem pendukung kuputusan [2] yang digunakan untuk membantu mengambil
kebijakan maupun keputusan[3]. Sistem pengambilan keputusan telah banyak digunakan dalam berbagai bidang
seperti pendidikan [4], [5] pekerjaan [6], [7] maupun pertanian[8], [9].
Tidak semua pekerjaan dan barang yang ada pada PT. Pelindo I dikerjakan oleh karyawan tetapi dilakukan
dengan proses lelang. Dalam proses pembuatan laporan lelang pada PT. Pelabuhan Indonesia I (Pelindo I) masih
terdapat kekurangan yaitu pembuatan laporan status pekerjaan dan pengadaan barang masih bersifat semi
komputerisasi hanya menggunakan MS. Excel belum menggunakan sistem yang teraplikasi khusus. Dengan sistem
semi komputerisasi tersebut masih sering timbul permasalahan yang terjadi yaitu dalam proses pembuatan laporan
dan penyimpanan data yang terkait dengan status pekerjaan dan pengadaan barang. Masalah yang sering terjadi
adalah ketika update data yang hampir setiap hari dilakukan, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama
dalam proses penambahan data, pengurangan data hingga pembuatan laporan serta sulitnya mencari kembali data
customer karena tidak tersimpan ke database. Dengan demikian akan menyulitkan pimpinan dalam mengambil
keputusan customer mana yang akan menjadi pemenang dalam proses lelang.