BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT P-ISSN : 2548-8651 | E-ISSN : 2548-866X Email : ejournal@umpri.ac.id 65 | https://ejournal.umpri.ac.id/index.php/bagimunegeri PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA ALAM KECAMATAN SERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG Meri Andriani 1 , Hamdani 2 , Suri Purnama Febri 3 1 Prodi Teknik Industri, Teknik, Universitas Samudra 2 Prodi Teknik Mesin, Teknik, Universitas Samudra 3 Prodi Budidaya Perairan, Pertanian, Universitas Samudra Email : (meri_tind@unsam.ac.id 1 ) Abstrak : Kecamatan Seruway mempunyai daerah pesisir dengan pekerjaan Nelayan sebagai mata pencaharian utama penduduk. Permasalahan Mitra pada proses produksi dan pemasaran. Pada proses produksi, udang sabu sebagai material didapat tidak menentu, sementara sumber daya alam yang lain, Mitra tidak mempunyai pengetahuan cara memanfaatkannya. Alat manual pada proses produksi sehingga berlangsung lama, melelahkan dan terasi yang dihasilkan tidak bersih. Pada pemasaran, pengemasan sederhana dan tidak menarik, terasi dipasarkan hanya pada kawasan Kecamatan Seruway. Pemasaran terasi Mitra sangat merosot, apalagi dengan adanya pandemic Covid-19. disebabkan sedikitnya yang membeli terasi Mitra dan tidak pernah ada acara lagi yang diadakan oleh Pemerintah Daerah. Sementara untuk pemasaran online dan delivery, Mitra tidak tahu cara menggunakannya. Ketidaktahuan dalam menggunakan database untuk usaha, Mitra hanya mengandalkan perasaan dalam usahanya, tidak mengetahui cara mengelola keuangan dengan menggunakan aplikasi. Pandemi covid-19 ini tidak disiasati Mitra dengan memberdayakan sumber daya alam (darat) seperti kelapa. Virgin coconut oil (VCO) dan tempat bunga merupakan hasil dari kelapa sebagai solusi untuk Mitra. Solusi yang lain terhadap permasalahan Mitra adalah pemberian alat otomatis untuk meringankan pekerjaan dan mempercepat pekerjaan Mitra. Pelatihan dan pendampingan menggunakan alat yang diberikan, pelatihan pemasaran online dan delivery, pelatihan penggunaan database dengan menggunakan microsoft acces. Evaluasi dilakukan agar skill Mitra meningkat, terutama dalam teknologi dan penggunaan database. Mitra juga diberikan pelatihan cara membuat VCO dan pelatihan pembuatan tempat bunga dari serat kelapa. VCO dan tempat bunga dari serat kelapa merupakan alternatif untuk meningkatkan pendapatan dimasa pandemi covid-19 ini. Kata Kunci : Antropometri, Ergonomi, Mitra, Pengabdian, Standard Nordiq Quesionnaire. Pendahuluan Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Propinsi Aceh. Kabupaten Aceh Tamiang mempunyai 12 Kecamatan yang termasuk didalamnya Kecamatan Seruway. Kecamatan Seruway dengan ibukota Peukan Seruway mempunyai luas daerah 188,49km2, dengan jarak tempuh ke Langsa sekitar 32,6 km dan waktu tempuh sekitar 48 menit. Penduduk Kecamatan Seruway mempunyai mata pencaharian sebagian besar adalah nelayan (Setyoko and Indriaty 2019) dan bertani. Selain menjual ikan, penduduk juga membuat terasi sebagai mata pencaharian. Terasi adalah bahan penyedap masakan yang padat (Nenabais et al. 2016) yang mempunyai bau khas, berasal dari bahan udang (Ulya and Ria 2016) atau ikan kecil yang diolah secara fermentasi (Permatasari, Sumardianto, and Rianingsih 2019) yang dilakukan secara tradisional (Romadhon, Rianingsih, and Anggo 2018) dan merupakan bumbu dari suku Aceh (Meri Andriani and Syntia 2020). Hasil Survey di lapangan, salah satu penduduk yang mempunyai mata pencaharian membuat terasi adalah Bapak Darwinsyah, beliau membuat Terasi dengan nama Belacan Tutok. Pak Darwinsyah membuat terasi dibantu oleh istri, dengan bekerja dari pagi sampai sore hari, alat yang dipergunakan dan proses penggilingan pada Gambar 1.