JURNAL FOKUS, Volume 9, Nomor 1 Maret 2019 35 ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP KINERJA KEUANGAN Ari Triadi Wijaya Aritw1997@gmail.com Universitas Ahmad Dahlan Muhammad Ali Fikri muhammad.fikri@mgm.uad.ac.id Universitas Ahmad Dahlan ABSTRAK This study aims to determine the effect of debt policy on financial performance of coal companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Policy debt is proxied by short term debt (STD), long term debt (LTD), and total debt (TD), while financial performance is proxied by return on equity (ROE). This research carried out for 3 (three) years, namely 2015-2017. This research is a causal research with a quantitative approach, whereas based on the level of exploration of this study, including associative research. Population research is a coal company listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2015-2017. Samples obtained were based on purposive sampling technique, and obtained 21 company. Data analysis technique used panel data regression. Regression with using the free variable short term debt (STD), long term debt (LTD), and total debt (TD). Based on the results of data analysis, STD has no significant effect on ROE. Variable LTD has a significant effect on ROE. The TD variable has no significant effect with ROE. so the STD and LTD variables are able to influence the ROE variable explained by other factors outside this research model. Keywords: Financial Performance, Debt Policy, Short Term Debt, Long Term Debt, Total Debt, Return On Equit PENDAHULUAN Perkembangan dunia bisnis pada saat ini semakin pesat sehingga banyak perusahaan mulai bersaing agar dapat menjaga kelangsungan hidupnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk menjaga kelangsungan hidupnya dan dapat menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja perusahaan adalah dengan cara memaksimalkan kinerja keuangan (Fahmi, 2012). Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2009), kinerja keuangan adalah kinerja yang dapat diukur dengan menganalisa dan mengevaluasi laporan keuangan. Bagi perusahaan yang go public, kinerja keuangan merupakan penilaian yang menjadi tolak ukur para investor dalam menentukan transaksi jual beli saham, sehingga menjaga dan meningkatkan kinerja keuangan menjadi keharusan bagi perusahaan untuk mempertahankan eksistensi saham perusahaan agar tetap diminati oleh investor (Fahmi, 2012). Fahmi (2012) menjelaskan bahwa kinerja keuangan dapat dilihat pada laporan keuangan yang dimiliki perusahaan atau badan usaha yang bersangkutan dan itu tercermin dari informasi yang diperoleh pada balance sheet (neraca), income statement (laporan laba rugi), dan cash flow statement (laporan arus kas) serta hal-hal lain yang turut mendukung sebagai penguat penilaian kinerja keuangan (financial performance) tersebut. Penilaian kinerja