Available at: https://ejournal.unib.ac.id/index.php/JIPI p-ISSN 1411-0067 DOI: https://doi.org/10.31186/jipi.23.2.84-91 e-ISSN 2684-9593 84 JIPI. 23(2), 84-91 (2021) PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL WAKTU PENYEMPROTAN BIOPESTISIDA BABANDOTAN TERHADAP INTENSITAS KERUSAKAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN Oktaviana Limbong 1* , Budi Adi Kristanto 1 , Florentina Kusmiyati 1 1) Program Studi Agroekoteknologi , Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro * Corresponding Author: oktavianalimbong@gmail.com ABSTRACT [EFFECT OF CONCENTRATION AND TIME INTERVAL OF BABANDOTAN BIOPESTICIDE SPRAYING ON THE INTENSITY OF DAMAGE AND YIELD OF KAILAN]. Biopesticides from Ageratum conyzoides plants are used as an alternative method in pest control. The used of synthetic pesticides was widespread as an effort in pest and disease control because it worked effectively and quickly, but caused resistance and resurgence of pests which were bad impact on the environment for long term. The content of active compounds in Ageratum conyzoides plants such as flavonoids, anthraquinone, tannins, terpenes, phenols, saponins, alkaloids and steroids worked as the controllers of various cultivated plant pests. This study aimed to determine the spraying concentration and interval of spraying of Ageratum conyzoides extract on the intensity of damage and yield of kailan plants. This research was conducted from November 2020 to January 2021 at the Agrotechnopark research field, Diponegoro University, Semarang. The experimental design used was a factorial Randomized Complete Block Design with 3 replications. The first factor was spraying concentration (10%, 30% and 50%) and the second factor was interval of spraying (once every 5 days, 10 days and 15 days). The variables observed were absolute damage rate, relative damage rate, plant height, number of leaves and fresh weight of kailan. Data were analyzed by Analysis of Variance followed by DMRT (Duncan's Multiple Range Test). The results showed that Ageratum conyzoides biopesticide was able to control pests and and to support kailan growth. Spraying babandotan biopesticide at a concentration of 30 % and 50% has been able to reduce the rate of crop damage by pests, supported vegetative growth, and increased kailan growth to provide optimal yield. Spraying time interval did not affect all variables ————————–—————————————————————————————–————————— Keyword: biopesticide, Ageratum conyzoides, kalian, plant damage by pests ABSTRAK Biopestisida dari tumbuhan babandotan digunakan sebagai alternatif dalam pengendalian hama. Penggunaan pestisida sintetis masih marak digunakan sebagai upaya dalam pengendalian hama dan penyakit karena memberi efek daya kerja lebih cepat, namun dalam waktu lama menyebabkan resistensi serta resurgensi hama yang berdampak buruk bagi lingkungan. Kandungan senyawa-senyawa aktif dalam tumbuhan babandotan seperti flavonoid, antrakuinon, tanin, terpen, fenol, saponin, alkaloid dan steroid bekerja sebagai pengendali berbagai oganisme penganggu tanaman budidaya. Penelitian bertujuan untuk menentukan konsentrasi dan interval waktu penyemprotan biopestisida babandotan berbeda terhadap intensitas kerusakan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleracea L.). Penelitian ini dilakukan pada November 2020 – Januari 2021 di lahan penelitian Agrotechnopark, Universitas Diponegoro, Semarang. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi penyemprotan biopestisida babandotan (10%, 30% dan 50%) dan faktor kedua yaitu interval waktu penyemprotan (5 hari sekali, 10 hari sekali dan 15 hari sekali). Variabel yang diamati yaitu intensitas kerusakan mutlak, intensitas kerusakan nisbi, tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot segar kailan. Data dianalisis dengan analisis ragam dan pada perlakuan yang nyata terhadap variabel diuji lanjut dengan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan babandotan dapat digunakan sebagai biopestisida yang mampu mengendalikan hama dan mendukung pertumbuhan kailan. Penyemprotan biopestisida babandotan pada konsentrasi 30% dan 50% mampu menurunkan intensitas kerusakan tanaman oleh hama, memfasilitasi pertumbuhan vegetatif, serta mendukung pertumbuhan kailan untuk memberikan hasil yang optimal. Interval waktu penyemprotan memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua variabel. ————————–—————————————————————————————–————————— Kata kunci: biopestisida, babandotan, kailan, kerusakan tanaman oleh hama