9 VOL. 8 NO. 1, Januari 2015, PP 9-18 Analisis Tingkat Kecukupan Modal Dan Loan to Deposit Ratio Terhadap Profitabilitas Hiras Pasaribu *1 , Rosa Luxita Sari 2 1,2 UPN “Veteran” Yogyakarta Corresponding Author: pasaribuhiras@yahoo.com *1 ABSTRACT The study purposes to determine the magnitude of the effect level of Capital Adequancy (Capital Adequancy Ratio - CAR) and liquidity (Loan to Deposit Ratio - LDR) simultaneously and partially on bank profitability. The research are the banks that being ranked according to ICMD 2009. The data used is the ratio of CAR, LDR, and profitability (ROA) in 2004 to 2008. Data were analyzed with multiple regression analysis. Research shows simultaneously and partial capital adequacy ratio (CAR) and the level of Loan to Deposit Ratio (LDR) have a significant effect on profitability (ROA). KEYWORDS : CAR, LDR, and profitability (ROA) 1. Pendahuluan Latar Belakang Ada beberapa kebijakan pemerintah dalam Perbankan. Kebijakan - kebijakan pemerintah dalam bidang perbankan antara lain adalah paket deregulasi. Kebijakan pemerintah tentang deregulasi bidang perbankan ini dilihat dari satu sisi memang mampu menghasilkan kemajuan akan tetapi juga mempunyai dampak negatif yaitu menyebabkan penutupan pada beberapa bank. Keadaan ini membuktikan bahwa perbankan Indonesia tidak memiliki pondasi yang kuat sehingga terjadi masalah pada likuiditas dan solvabilitas. Masalah tersebut menimbulkan ketidakpercayaan deposan baik dalam dan luar negeri untuk menanamkan investasinya, akibat yang terjadi adalah capital flight atau pelarian modal keluar negeri oleh para investor. Laporan keuangan perbankan sangat buruk dengan adanya negative net income dan kewajiban penyediaan modal minimum (Capital Adequacy Ratio - CAR) yang tidak terpenuhi. Implikasi dari ketentuan tersebut adalah bank memiliki batasan dalam melakukan ekspansi kredit yang di tunjukkan oleh Loan to Deposit Ratio (LDR). Batasan dalam melakukan ekspansi kredit akan menyebabkan pertumbuhan bank tersebut semakin lambat, sehingga bank harus memiliki modal yang memadai untuk melakukan ekspansi usaha yang mengakibatkan tambahan aktiva. Capital Adequacy Ratio (CAR) merupakan alat ukur kinerja bank, dengan mengetahui CAR suatu bank maka dapat diketahui kinerja yang bersangkutan sedangkan Loan to Deposit Ratio mempunyai peranan yang sangat penting sebagai indikator yang menunjukkan tingkat ekspansi kredit yang dilakukan bank sehingga LDR dapat juga digunakan untuk mengukur berjalan tidaknya suatu fungsi intermediasi bank. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini karena kondisi Perbankan di Indonesia tidak stabil, sehingga Bank-bank yang beroperasi semakin berkurang, keadaan ini membuktikan bahwa perbankan Indonesia tidak memiliki pondasi yang kuat sehingga terjadi masalah likuiditas dan solvabilitas. Selain itu juga karena adanya fenomena ketidaksesuaian antara teori yang ada dengan kenyataan yang sesungguhnya. Maka dari http://jurnal.unsyiah.ac.id/tra ISSN 1693-3397