Kumawula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2019 1 Kumawula, Vol. 2, No.1, April 2019, Hal 1 – 11 DOI: http://10.24198/kumawula.v1i3. 23533 ISSN 2620-844X (online) Tersedia online di http://jurnal.unpad.ac.id/kumawula/index PELATIHAN PEMASARAN PRODUK OLAHAN TELO UNGU DI DESA WONOSARI KECAMATAN WONOSARI GUNUNG KAWI KABUPATEN MALANG Farida Nur Kumala 1 , Muhammad Nur Hudha 2 , Sudi Dul Aji 3 1,2,3 Universitas Kanjuruhan Malang * faridankumala@unikama.ac.id ABSTRAK Tujuan program kemitraan masyarakat ini adalah melakukan pelatihan pemasaran produk olahan telo ungu di Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang. Sebelumnya telah dilakukan pelatihan tentang pengolahan dan produksi telo ungu menjadi beberapa produk di antaranya brownies, bakpia dan stik telo ungu. Namun dari kegiatan tersebut terdapat kendala yakni pemasaran yang masih bersifat sederhana dan ruang lingkup local daerah mitra. Metode yang digunakan pada kegiatan kemitraan pada masyarakat ini dilakukan melalui tiga tahapan yakni persiapan, pelaksanaan dan evaluasi program. Program kemitraan pada masyarakat ini diikuti oleh 20 orang warga Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang. Pelatihan dilakukan melalui pemasaran secara online dan offline. Hasil pelatihan didapatkan program pemasaran secara online dan offline. Pemasaran secara online dilakukan melalui media sosial seperti Instagram, Facebook dan Whatsapp. Keywords: Gunung Kawi; Pelatihan; Pemasaran; Telo Ungu PURPLE SWEET POTATO PRODUCT MARKETING TRAINING IN WONOSARI VILLAGE. WONOSARI DISTRICT, GUNUNG KAWI, MALANG REGENCY ABSTRACT The purpose of this program is to conduct training in marketing of processed purple sweet potato products in the village of Wonosari, Wonosari District, Malang Regency. Previously there had been training on the manufacture and production of purple sweet potato into several products, such as brownies, bakpia and purple sweet potato stick. However, from these activities, promotions were simple. The method used in partnership activities in the community were carried out through three stages of program preparation, implementation and evaluation. The instrument used observation and interview. This partnership program in the community was attended by 20 Wonosari village residents, Wonosari Malang Regency. Training was done through online and offline marketing. Training programs obtained online and offline marketing. Online marketing was done through social media such as Instragram, Facebook and Whatsapp. Keywords: Gunung Kawi; Marketing; Purple sweet potato;Training Program