ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PER ANTARA SAHAM SYARIAH DAN SAHAM NON SYARIAH (Studi Empiris pada Perusahaan Non Keuangan yang Terdapat di BEI periode 2003 -2005) Oleh: Putri Yumettasari Endang Tri Widiastuti Wisnu Mawardi ABSTRACT This research examined the influence of current ratio, debt to equity ratio, inventory turnover, return on equity, net profit margin and devidend payout ratio on price earnings ratio (PER) between syariah stock and non syariah stock of non financial companies in the Jakarta Stock Exchange(JSX). Sampling method used purposive random sampling with category of companies whose always shows complete financial reports on 2003 until 2005. The number of samples acquared by those categories was 33 company stocks of non syariah stock in Jakarta Stock Exchange(JSX) and 10 company stocks of syariah stocks in Jakarta Islamic Index(JII). The data was analyzed using Regression model & Chow Test. The results showed that there were different factors that influenced price earnings ratio between syariah stocks and non syariah stock. Keywords : price earnings ratio, current ratio, debt to equity ratio, inventory turnover, return on equity, net profit margin and dividend payout ratio. PENDAHULUAN Investor dalam menanamkan dananya pada saham sangat berkepentingan dengan return yang diharapkan di masa yang akan datang, sehingga perlu melakukan analisis terhadap kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba, hal ini disebabkan karena investor pada umumnya tidak menyukai resiko (Muljono, 2002). Preferensi investor membutuhkan alat analisis untuk mengetahui apakah saham di pasar mencerminkan nilai sebenarnya dari saham perusahaan yang diperdagangkan tersebut. Nilai sebenarnya inilah yang disebut dengan nilai fundamental (fundamental value) atau nilai intrinsik (intrinsik value). Untuk analisis fundamental, ada beberapa pendekatan untuk menghitung nilai intrinsik saham, diantaranya adalah dengan menggunakan pendekatan PER. Pendekatan ini didasarkan pada perkiraan laba per saham di masa yang akan datang, sehingga dapat diketahui berapa lama investasi suatu saham akan kembali. Menurut Ang (1997), PER merupakan perbandingan antara harga pasar suatu saham (market price) dengan