Copyright © the author(s) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, Vol. 7, No. 2, 2021 494 Tradisi Tuturan Na’u Nena Ata Nika Etnik Roworeke Kabupaten Ende Flores: Kajian Linguistik Kebudayaan Veronika Genua 1 Dominika Dhapa 2 Nilda Fatmala 3 123 Universitas Flores nikaruing1971@gmail.com dominikadhapa28@gmail.com nildafatmala@gmail.com Abstrak Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan tuturan nau nena ata nika tradisi etnik Roworeke Ende Flores yang tetap diwariskan hingga saat ini. Tuturan nau nena ata nika merupakan tuturan berupa pesan atau nasinat bagi pasangan muda yang akan membentuk rumah tangga baru. Rumusan masalah yang diangkat yakni, bagaimanakah bentuk, makna, dan fungsi tuturan nanu nena ata nika adat pada etnik Roworeke. Tujuannya adalah untuk menemukan dan mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi tuturan nau nena ata nika . Teori yang digunakan dalam kajian ini teori linguistik kebudayaan yang mengkaji hubungan kovariatif antara bahasa dan budaya. Metode yang digunakan adalah deksriptif kualitatif untuk mendekripsikan bentuk, makna, dan fungsi tuturan nau nena ata nika. Hasil yang diperoleh yakni mengkaji tataran linguistik mikro dan makro. Linguistik mikro meliputi bentuk fonologi yang berkaitan dengan permainan bunyi dan persamaan bunyi. Kajian morfologi meliputi, verba, promomina, numeralia, adjektiva, adverbial dan juga gaya bahasa. Terdapat pula makna yang terkandung didalamnya yakni, makna larangan, perintah, pengharapan, kebersamaan dan nasihat. Selajutnya terdapat fungsi estetika, fungsi informatif dan fungsi regulasi. Kata Kunci: nau nena, tuturan, tradisi, warisan, budaya. Abstract The purpose of this paper is to describe the nau nena or nika utterances of the Roworeke Ende Flores ethnic tradition which is still inherited today. The nau nena ata nika speech is a speech in the form of a message or blessing for a young couple who will form a new household. The formulation of the problem raised is, what is the form, meaning, and function of the speech of nanu nena or nika adat in the Roworeke ethnicity. The aim is to find and describe the form, meaning, and function of nau nena or nika speech. The theory used in this study is the theory of cultural linguistics which examines the covariative relationship between language and culture. The method used is descriptive qualitative to describe the form, meaning, and function of nau nena or nika speech. The results obtained are examining the micro and macro linguistic levels. Micro linguistics includes phonological forms related to sound play and sound equations. Morphological studies include, verbs, promomina, numeralia, adjectives, adverbs and also language style. There