JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 1, No. 1, (Sept. 2012) ISSN: 2301-928X D-12 AbstrakWire-Electrical Discharge Machine (EDM) merupa- kan salah satu jenis EDM yang banyak digunakan untuk mem- buat benda kerja seperti pahat potong. Wire-EDM mengguna- kan pahat kawat yang berbentuk silinder dengan diameter ter- tentu untuk membuat benda kerja. Pada beberapa proses peme- sinan, produsen memerlukan sebuah pahat potong khusus yang harus dibuat sendiri karena tidak tersedia di pasaran. Penelitian ini menjelaskan tentang pendekatan yang efisiensi untuk memecahkan masalah multirespon dalam metode Taguchi dengan Data Envelopment Analysis formulasi agresif. Rancangan Orthogonal Array (OA) L 8 (2 7 ) untuk menentukan Decision Making Unit (DMU). Respon dalam penelitian ini adalah waktu pengerjaan, tebal lapisan recast, lebar pemotongan, dan kekasaran permukaan dengan karakteristik smaller the better (STB) sebagai input sedangkan menetapkan unit (satu) sebagai output. Hasil yang dapat disimpulkan yaitu seting kombinasi optimal dari parameter proses pada percobaan kinerja wire- EDM yang diperoleh yaitu seting kombinasi optimal berada pada kondisi Pengaruh Open Voltage dengan 18 volt, Pengaruh Servo Voltage dengan 44 volt dan Konsentrasi Serbuk Alumunium dengan 0,25 gr/liter. Hasil perhitungan nilai mean pada setiap level pada setingan kombinasi optimal untuk semua respon yaitu pengaruh on time dengan 8 ms, pengaruh open voltage dengan 18 volt, pengaruh arc on time dengan 6 ms, pengaruh off time dengan 18 ms, pengaruh servo voltage dengan 44 volt dan pengaruh serbuk alumunium dengan 0,25 gr/liter untuk metode DEA Agresif. Kesimpulan yang diperoleh DEA Agresif lebih baik digunakan dibandingkan dengan metode DEA. Kata-kata KunciWire-EDM, Taguchi Multirespon, Data Envelopment Analysis (DEA) Agresif, Tebal Lapisan Recast. I. PENDAHULUAN UALITAS merupakan suatu kondisi dinamis yang ber- pengaruh dengan produk, jasa, manusia, proses dan ling- kungan yang memenuhi atau melebihi harapan [1]. Sangatlah mustahil menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas tanpa melalui manusia dan produk yang berkualitas. Kualitas yang bagus adalah jika kombinasi antar parameter prosesnya sesuai. Kombinasi yang optimal diperoleh dengan cara optimasi. Op- timasi didefinisikan sebagai pencarian nilai-nilai variabel yang dianggap optimal, efektif dan efisien untuk mencapai hasil yang diinginkan. Masalah dalam optimasi sendiri beraneka ragam tergantung dari bidangnya. Secara khusus untuk bidang manufaktur pada mesin pahat potong seperti wire-EDM, pene- rapan optimasi pada wire-EDM adalah dengan cara memaksi- mumkan waktu pengerjaan, tebal lapisan recast, lebar pemo- tongan dan kekasaran permukaannya. Banyak metode Taguchi yang telah digunakan terutama dengan satu respon, tetapi belakangan ini mulai muncul metode Taguchi dengan multirespon salah satunya adalah metode Data Envelopment Analysis (DEA). DEA dikembang- kan sebagai model dalam pengukuran tingkat kinerja atau pro- duktifitas/efisiensi sekelompok unit organisasi. Pengukuran efisiensi secara DEA dilakukan dengan mengidentifikasi unit- unit yang digunakan sebagai referensi yang dapat membantu mencari penyebab ketidakefisienan. Metode DEA sering digu- nakan dalam bidang manajemen karena pendekatan DEA tidak membutuhkan banyak informasi, sehingga lebih sedikit data yang dibutuhkan. Penelitian-penelitian tentang DEA yang telah dilakukan adalah [2] yang meneliti tentang Taguchi mul- tirespon dengan menggunakan metode DEA dengan formulasi agresif dan [3] yang meneliti tentang metode DEA. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Box Behnken dan optimasi dilakukan dengan menggunakan metode permu- kaan respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa on time, off time, main power supply current, main power supply voltage memiliki pengaruh yang signifikan terhadap respon yang di- amati. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya interaksi yang signifikan antara on time dengan main power supply vol- tage dan main power supply current dengan main power supply voltage. [4] meneliti tentang optimasi waktu penger- jaan baja HSS pada wire-EDM menggunakan metode Taguchi dengan menggunakan satu respon yaitu waktu pemotongan. Hasil yang diperoleh adalah ANOVA dari data yang diolah dengan respon rasio signal to noise menghasilkan variabel proses yang signifikan adalah off time dan servo reference voltage. Setting yang tepat dari variabel proses pada proses pemesinan wire-EDM untuk dapat mengoptimasi waktu po- tong adalah ON20FF1SV2AC1 yaitu on time 8 sekon, off time 12 sekon, servo reference voltage 44 volt, dan konsentrasi alumunium 0 cm31. Pada penelitian ini akan digunakan DEA formula agresif untuk mendapatkan kombinasi nilai yang op- timum dari nilai kekasaran permukaan, tebal lapisan recast, lebar pemotongan dan waktu pengerjaan secara bersama. Optimasi Multirespon pada Metode Taguchi dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) (Study Kasus Mesin Wire-EDM) Aulia Rochmah, Sony Sunaryo, Muhammad Sjahid Akbar Jurusan Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 E-mail: sonny_s@statistika.its.ac.id, sjahidakbar@yahoo.co.id K