53 Pelatihan Penguatan Brand serta Penggunaan Digital Marketing bagi Kelompok Batik Sariwarni Kabupaten Madiun Wildanul Isnaini 1* , Dimas Setiawan 2 , Nur Ihda Farikhatin Nisa 3 1 Program Studi Teknik Indusri, Universitas PGRI Madiun 2 Program Studi Sistem Informasi, Universitas PGRI Madiun 3 Program Studi Teknik Kimia, Universitas PGRI Madiun *wildanulisnaini@unipma.ac.id ABSTRAK Kelompok Batik Sariwarni merupakan salah satu kelompok batik yang ada di Kabupaten Madiun, tepatnya berada di Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari dan beranggotakan 9 ibu rumah tangga. Kelompok ini memproduksi 4 jenis batik yaitu tulis, cap, eco print, serta batik dengan pewarna alam. Kelompok batik sariwarni meproduksi batik untuk stok serta customize sesuai dengan keinginan pelanggan. Dengan cara custom ini pelanggan dapat memilih corak ataupun warna sesuai keinginan. Setelah dilakukan observasi dan wawancara kepada Kelompok Batik Sariwarni, didapatkan informasi tentang beberapa permasalahan yang ada yaitu pemasaran yang kurang optimal, kreativitas anggota kelompok yang masih perlu ditingkatkan, serta belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Dari permasalahan yang diungkapkan oleh mitra, dipilih permasalahan yang akan diselesaikan terlebih dahulu sesuai dengan disiplin ilmu yang dipunyai yaitu pemasaran Jika dilihat dari cara dan strategi pemasaran saat ini, masih ada beberapa hal yang dapat dibenahi seperti penambahan media pemasaran online, spesifikasi market place, hingga memperkuat branding. Telah dilakukan 2 pelatihan yaitu pelitahan Penguatan Brand dan Pemasaran serta Pelatihan Digital Marketing. Program pelatihan penguatan brand dan pemasaran serta digital marketing berjalan dengan lancar. Pelatihan Penguatan Brand dan Pemasaran dapat meningkatkan pengetahuan sebesar 20,37% dan pelatihan digital marketing dapat meningkatkan pengetahuan sebesar 10,91%. Kata Kunci: Batik Sariwarni, Pelatihan, Brand, Pemasaran, Digital Marketing ABSTRACT Batik Sariwarni is batik groups in Madiun Regency, located in Balerejo Village, Kebonsari District and consists of 9 housewives. This group produces 4 types of batik, they are written, stamped, eco print, and batik with natural dyes. Batik Sariwarni produces batik for stock and customize according to customer wishes. With this custom way customers can choose the style or color as desired. After observations and interviews with the Batik Sariwarni, information was obtained about some of the existing problems, namely suboptimal marketing, creativity of group members that still needed to be improved, and the unavailability of wastewater plants. From the problems revealed by partners, the issues chosen will be resolved first in accordance with the discipline they have, namely marketing. If viewed from the current marketing methods and strategies, there are still a number of things that can be addressed such as the addition of online marketing media, market place specifications, to strengthen branding. Two trainings have been conducted, namely Brand Strengthening and Marketing training and Digital Marketing Training. Brand strengthening and marketing and digital marketing training programs run smoothly. Brand and Marketing Strengthening Training can increase knowledge by 20.37% and digital marketing training can increase knowledge by 10.91%. Keywords: Batik Sariwarni, Training, Brand, Sales, Digital Marketing