PSYMPATHIC : Jurnal Ilmiah Psikologi eISSN: 2502-2903, pISSN: 2356-3591 Volume 5, Nomor 1, 2018: 13-22 DOI: 10.15575/psy.v5i1.2320 13 Pendahuluan Fenomena saat ini menunjukkan bahwa jumlah remaja yang terlibat dalam tindak kriminalitas atau pelanggaran hukum menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Data pada Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013 angka kenakalan remaja di Indonesia mencapai 6.325 kasus, tahun 2014 jumlahnya mencapai 7.007 kasus, dan tahun 2015 mencapai 7.762 kasus. Semen- tara data pada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dari tahun 2011 hingga 2016 terdapat 7.132 kasus anak dan remaja yang berhadapan dengan hukum. Data pada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat sampai akhir tahun 2016 dari 1.860 orang anak berhadapan dengan hukum di Jawa Barat, terdapat 930 orang anak yang meru- Strategi Koping, Dukungan Petugas, dan Kesejahteraan Psikologis Anak Berkonflik dengan Hukum Sri Maslihah Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Setiabudhi No. 229, Kota Bandung e-mail: maslihah_psi@upi.edu Abstract This study aims to obtain empirical data related to the influence of coping strategies and support officers in the formation of psychological well-being of conflicted-children with law. The Conflicted children with law is the children of the perpetrators of criminal acts and must undergo guidance in Protective Institution for children (LPKA). This research is a quantitative descriptive approach. Subject of this study amounted to 43 conflicting children with the law who undergo guidance in LPKA Tangerang selected through purposive sampling technique. The measurement tool used in this study consists of the questionnaire of integrative well-being (Maslihah, 2017) , coping strategy (Moos, 2002),and officer support (Maslihah, 2017). The result of this study shows that when faced with pressing situation, psychological well-being can be influenced by coping strategy (internal factor) and officer support (external factor). Support officers can serve as a moderator variable in the relationship of coping strategies and psychological well-being of conflicted children with law. Future research can analyze based on cases of criminal acts committed by children accompanied by qualitative data. Keywords: conflicted-children with law, coping strategies, officer support, psychological well- being Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data empiris terkait pengaruh strategi koping dan dukungan petugas terhadap kesejahteraan psikologis anak berkonflik dengan hukum. Anak berkonflik dengan hukum yang dimaksud adalah anak-anak pelaku tindak pidana yang harus menjalani pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian ini berjumlah 43 anak berkonflik dengan hukum yang menjalani pembinaan di LPKA Tangerang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan terdiri dari angket kesejahteraan psikologis integratif (Maslihah, 2017), strategi koping (Moos, 2002), dan dukungan petugas (Maslihah, 2017). Hasil penelitian menunjukkan ketika dihadapkan pada situasi menekan, kesejahteraan psikologis anak berkonflik dengan hukum dapat dipengaruhi oleh faktor internal, yaitu strategi koping dan faktor eksternal, yaitu dukungan petugas. Dukungan petugas dapat berperan sebagai moderator dalam hubungan strategi koping dan kesejahteraan psikologis anak berkonflik dengan hukum. Penelitian selanjutnya disarankan melakukan kajian berdasarkan kasus tindak pidana atau melalui pendekatan kualitatif. Kata Kunci: anak berkonflik dengan hukum, strategi koping, dukungan petugas, kesejahteraan psikologis