54
Peran Radioterapi dan Tatalaksana Umum pada Sindrom Vena Kava Superior
Agung Tri Cahyono, Arie Munandar
Peran Radioterapi dan Tatalaksana Umum pada Sindrom Vena Kava Superior
Agung Tri Cahyono, Arie Munandar
Unit Pelayanan Onkologi Radiasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, RS dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia
Informasi Artikel:
Diterima: Mei 2019
Disetujui: Juli 2019
Alamat Korespondensi:
dr. Agung Tri Cahyono
E-mail:
agungtricahyono87@gmail.com
Sindrom vena kava superior (SVKS) merupakan kumpulan gejala yang terjadi
karena obstruksi aliran darah di vena kava superior. Gejala SVKS bervariasi dari
yang tidak mengancam nyawa hingga kondisi yang mengancam nyawa. Target
utama tatalaksana umum SVKS adalah mengurangi gejala dan tatalaksana penyakit
penyebab. Radioterapi merupakan salah satu terapi yang efektif untuk mengurangi
gejala pada SVKS. Dalam pelaksanaannya, radioterapi dapat dikombinasikan dengan
pemberian kemoterapi. Teknik radioterapi 2 dimensi, 3 dimensi, stereotactic body
radiotherapy (SBRT) dan image-guided radiation therapy (IGRT) dapat diberikan
dalam tatalaksana SVKS. Tujuan pemberian radioterapi pada kasus SVKS pada
umumnya paliatif, untuk menghindari asfiksia pada jaringan otak dan mengurangi
gejala akibat obstruksi. Dalam laporan kasus ini, seorang laki -laki umur 29 tahun
dengan tumor di mediastinum anterior yang menyebabkan SVKS (Stanford IV dan
derajat keparahan berat), mendapatkan radiasi eksterna AP-PA 3 x 3Gy. Pasien me-
rasakan perubahan signifikan 2 minggu paska radiasi..
Kata kunci: kanker paru, sindroma vena kava superior, radioterapi
Superior vena cava syndrome (SVCS) is a collection of symptoms caused by any
obstructions of blood flow through the superior vena cava. SVCS symptoms vary
from non-life-threatening to life-threatening conditions. The primary targets of
SVCS treatment are to improve symptoms and treat the underlying disease. Radio-
therapy is one of the effective interventions to improve symptoms of SVCS. During
its application, radiotherapy can be combined with chemotherapy. Two-dimensional
radiation therapy, three-dimensional radiation therapy, stereotactic body radiotherapy
(SBRT) and image-guided radiation therapy (IGRT) can be prescribed to treat
SVCS. The goal of radiotherapy in SVCS is mainly palliative, to prevent brain hy-
poxia and to improve symptoms due to the obstruction. In this case report, a 29-year-
old man with an anterior mediastinal mass triggering SVCS (Stanford type IV, se-
vere) received an anteroposterior (AP) and posteroanterior (PA) external radiations
of 3 × 3 Gy. Patient felt a significant improvement 2 weeks after treatment.
Keywords: lung cancer, superior vena cava syndrome, radiotherapy
Hak Cipta ©2019 Perhimpunan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi Indonesia
Abstrak/Abstract
Pendahuluan
Sindrom vena kava superior (SVKS) merupakan
kumpulan gejala yang terjadi karena obstruksi aliran
darah di vena kava superior akibat kompresi internal
maupun eksternal, baik di vena kava superior (VKS)
ataupun di vena besar yang mengalir ke VKS ataupun
di superior cavo-atrial junction.
1