Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat, Pekanbaru, 2020-11-19 conference.unri.ac.id Unri Conference Series: Community Engagement. Volume 2 ISSN 2685-9017 84 Edukasi pembuatan hand sanitizer berbahan alami kepada masyarakat di nagari persiapan aia manggih utara, Kecamatan Lubuk Sikaping Hengki Firmanda * & Gian Juliano Universitas Riau * hengki.firmanda@lecturer.unri.ac.id Abstrak. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan hand sanitizer ini dilakukan di Nagari Persiapan Aia Manggih Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping. WHO resmi menyatakan COVID-19 sebagai pandemi akibat semakin masifnya penyebaran COVID-19 di berbagai negara. Salah satu upaya agar terhindar dari virus tersebut adalah dengan memelihara kebersihan tangan. Saat ini banyak ditawarkan pembersih tangan berupa hand sanitizer karena penggunaannya lebih praktis. Hand sanitizer praktis digunakan dan bisa dibawa kapan saja dan dimana saja. Umumnya hand sanitzer dibuat menggunakan bahan dasar alkohol, namun penggunaan alkohol pada kulit dirasa kurang aman, selain itu di masa pandemi covid-19 ini, hand sanitizer menjadi langka di pasaran. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah melakukan pembuatan hand sanitizer berbahan alami dari daun sirih dan jeruk nipis. Rumusan masalah yang muncul akibat COVID-19 di Nagari Persiapan Aia Manggih Utara yaitu bagaimana cara mengedukasi masyarakat dalam pembuatan hand sanitizer berbahan alami. Teknik yang digunakan dalam pemberdayaan masyarakat terkait pembuatan hand sanitizer berbahan alami ini adalah yaitu partisipasi masyarakat, diskusi dan sosialisasi. Berdasarkan hasil survei dan wawancara yang dilakukan pada akhir kegiatan pengabdian, 87% masyarakat telah paham cara pembuatan hand sanitizer berbahan alami, 95% masyarakat telah paham terkait COVID- 19 dan gejala infeksinya, 91% masyarakat telah paham upaya pencegahan penularan COVID-19, 88% masyarakat telah memahami kebijakan new normal (kebiasaan normal baru), serta 97% masyarakat mengalami penurunan pemasukan. Kata kunci: hand sanitizer; pengabdian masyarakat; Covid-19 Abstract. This community empowerment activity in making hand sanitizers was carried out in the Nagari Persiapan Aia Manggih Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping. WHO officially declared COVID-19 a pandemic due to the increasingly massive spread of COVID-19 in various countries. One of the efforts to avoid this virus is to maintain hand hygiene. Currently, many hand sanitizers are offered in the form of hand sanitizers because their use is more practical. Hand sanitizer is practical to use and can be carried anytime and anywhere. Generally, hand sanitzers are made using alcohol- based ingredients, but the use of alcohol on the skin is considered unsafe, besides that during the Covid-19 pandemic, hand sanitizers have become rare in the market. Therefore, one way to overcome this problem is to make a hand sanitizer made from natural ingredients from betel and lime leaves. The formulation of the problems that arise due to COVID-19 in the Nagari Persiapan Aia Manggih Utara, namely how to educate the public in making hand sanitizers made from natural ingredients, Techniques used in community empowerment related to the manufacture of hand sanitizers with natural ingredients are community participation, discussion and outreach. Based on the results of surveys and interviews conducted at the end of community service activities, 87% of the community understands how to make hand sanitizers made from natural ingredients, 95% of the community understands about COVID-19 and its symptoms of infection, 91% of the community understands efforts to prevent transmission of COVID-19, 88 % of people have understood the new normal policy (new normal habits), and 97% of people have experienced a decrease in income. Keywords: hand sanitizer ;community dedication; Covid-19 To cite this article: Firmand, H & G. Juliano. 2020. Edukasi pembuatan hand sanitizer berbahan alami kepada masyarakat di nagari persiapan aia manggih utara, Kecamatan Lubuk Sikaping. Unri Conference Series: Community Engagement 2: 84-89. https://doi.org/10.31258/unricsce.2.84-89 © 2020 Authors Peer-review under responsibility of the organizing committee of Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat 2020