37 E-ISSN.2615-7802 @ 2018 IDGAI Journal of Indonesian Dental Association. Maret 2018, Volume 1, Number 1 Correspondence: Theodora Erlin P Departemen Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran _____________________________________________________ _____________________________________________________ _____________________________________________________ Infant oral care program dalam upaya preventif early childhood caries Theodora Erlin P, Risti Saptarini Departemen Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran ABSTRAK Pendahuluan: Kedokteran gigi modern bertujuan meningkatkan pencegahan karies secara dini untuk menghindari dilakukan perawatan restorasi yang invasif. Beberapa laporan menunjukkan bahwa mencegah timbulnya ECC dapat lebih menghemat biaya dibandingkan mengobati karies. Kesehatan gigi dan mulut yang buruk secara langsung berdampak pada kualitas hidup dan kesehatan anak. Tujuan: Penulisan makalah ini bertujuan untuk membahas secara detail program pemeliharaan rongga mulut pada bayi sebagai upaya preventif ECC. Tinjauan pustaka: Kesehatan gigi dan mulut perinatal dan bayi (IOHC) merupakan fondasi pencegahan dan perawatan untuk meningkatkan kesempatan bagi anak terbebas dari karies dan penyakit lain di rongga mulut selama hidup. Early childhood caries (ECC) adalah bentuk karies banyak ditemui pada anak-anak, terjadi segera setelah erupsi gigi dan prevalensinya tinggi. Identifkasi awal penyakit mulut seperti ECC dapat mengurangi risiko penjalaran. Penanganan IOHC meliputi perawatan kesehatan mulut perinatal, penilaian risiko karies, strategi pencegahan dan intervensi terapeutik yang sesuai untuk ibu dan anak. Kesimpulan: Kesehatan gigi dan mulut perinatal sangat penting dalam mencegah ECC, dengan melakukan intervensi lebih awal pada ibu dan anak, serta melakukan pengelolaan pencegahan penyakit. IOHC dalam konteks pasangan ibu dan anak, mencakup pemeriksaan dan perawatan kesehatan perinatal komprehensif ibu hamil. Kata kunci: karies gigi, infant oral health care, ECC PENDAHULUAN Kedokteran gigi modern bertujuan melakukan pencegahan karies sedini mungkin dibandingkan intervensi restorasi yang invasif. Telah banyak penelitian yang dilakukan untuk pencegahan karies. 1,2 Salah satu penyebab buruknya kesehatan gigi dan mulut adalah proses kerusakan gigi terutama pada gigi sulung, yang disebut Early Childhood Caries (ECC) 3 , merupakan masalah kesehatan masyarakat 4 , dimulai segera setelah erupsi gigi, berkembang cepat pada permukaan halus, dan memiliki dampak jangka panjang yang merugikan. 5 Studi epidemiologi juga telah mendokumentasikan status sosial ekonomi rendah, status minoritas, berat lahir rendah dan transfer mikroba dari ibu ke anak melalui pembagian sendok dan soothers sebagai faktor risiko ECC. Satu persen sampai 12% anak-anak di bawah enam tahun di dunia maju mengalami ECC. Di negara- negara berkembang dan di dalam populasi yang kurang beruntung di negara maju, prevalensi ECC setinggi 70%. 6 Beberapa laporan menunjukkan bahwa mencegah timbulnya ECC dapat lebih menghemat biaya dibandingkan mengobati karies. Identifkasi indikator risiko dini dan penerapan praktik pencegahan kesehatan gigi dan mulut pada usia muda dapat mengurangi atau menghindari perkembangan karies. 7 Kesehatan gigi dan mulut yang buruk secara langsung berdampak pada kualitas hidup dan kesehatan anak. Rasa sakit dan kesulitan dalam mengunyah makanan dapat diakibatkan oleh karies yang tidak diobati, sehingga mempengaruhi berat badan, bicara, dan konsentrasi anak yang kemudian dapat berdampak negatif terhadap pembelajaran. 8 Peningkatan prevalensi karies pada anak-anak membutuhkan suatu prosedur dental homecare dan program pencegahan perawatan gigi dan mulut yang sederhana dan efektif, untuk anak balilta dan ibu sebagai bagian dari manajemen pencegahan. Tujuan penulisan makalah ini untuk untuk membahas secara detail