Jurnal Natural, Desember 2020. Vol 16. No 2 e-ISSN: 2746-427X , p-ISSN:1412 – 1328 74 KAJIAN TENTANG VARIASI KONSENTRASI NaCl DENGAN KETERSEDIAAN ENERGI LISTRIK PADA SEL VOLTA Cu-Zn Tria Winarsih 1 , Ishak Semuel Erari 2 , Abdul Muis Muslimin 3 email: 1) triawinarsih05@gmail.com,2) ishakerari@yahoo.com, 3) a.muslimin@unipa.ac.id 1,2,3 Prodi Fisika Jurusan Fisika FMIPA UNIPA ABSTRAK Kajian Tentang Variasi Konsentrasi NaCl Dengan Ketersediaan Energi Listrik Pada Sel Volta Cu-Zn bertujuan untuk menganalisa hubungan antara jumlah sel volta Cu-Zn terhadap besar arus listrik dan tegangan listrik, perubahan arus listrik, tegangan listrik dan daya listrik terhadap waktu, jumlah akumulasi energi pada sel volta Cu-Zn terhadap beberapa konsentrasi NaCl (0,001M; 0,01M; 0,1M; 1M; 10M). Hasil penelitian ini diketahui semakin tinggi konsentrasi NaCl maka tegangan yang dihasilkan semakin kecil sebaliknya jika konsentrasi NaCl tinggi maka arus listrik yang dihasilkan semakin meningkat. Pada penelitian ini konsentrasi NaCl yang paling baik adalah dengan konsentrasi 1 M dibandingkan dengan konsentrasi NaCl lainnya. Kata kunci : Sel volta Cu-Zn, Konsentrasi NaCl, Energi listrik, Akumulasi Energi PENDAHULUAN Energi telah ditemukan sebelum tahun 1800-an, telah banyak dampak positif yang dihasilkan dalam berbagai kegiatan manusia. Terdapat banyak bentuk kegiatan dan aktivitas manusia yang menggunakan bantuan energi listrik, mulai dari aktivitas rumah tangga sampai dengan proses produksi pada industri-industri kecil ataupun yang berskala besar (Giancoli, 1998). Sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia adalah energi fosil yang merupakan bahan bakar minyak. Indonesia saat ini sangat bergantung pada bahan bakar fosil. Energi fosil adalah energi yang tak terbarukan dan akan habis pada beberapa tahun yang akan datang. Selain karena akan habis, energi fosil juga berdampak negatif terhadap lingkungan. Emisi gas rumah kaca dari pembakaran energi fosil berdampak pada pemanasan global yang menyebabkan perubahan iklim. Energi tidak akan lepas dari kehidupan manusia. Konsumsi energi yang sedemikian tinggi menyebabkan sumber energi minyak bumi semakin menipis, oleh karena itu perlu adanya energi alternatif. Sumber energi alternatif bertujuan untuk menggantikan sumber energi yang tidak dapat diperbarukan. Dalam penggunaan air garam sebagai sumber energi listrik dapat dilakukan dengan metode sel elektrokimia. Sel elektrokimia adalah suatu alat yang dapat menghasilkan arus listrik dari energi yang dihasilkan oleh reaksi didalam selnya, yaitu berupa reaksi reduksi oksidasi. Dengan adanya reaksi reduksi dan oksidasi ini maka akan menghasilkan arus listrik yang biasa disebut dengan energi listrik. Sel elektrokimia dapat berupa sel volta dan sel elektrolisis. Pada sel volta maupun sel elektrolisis selain terdapat larutan