28 Journal Sosial Science and Teknology for Community Service (JSSTCS) Vol. 2, No. 1, Maret 2021, page-page. 27~36 P-ISSN: 2723-2026 E-ISSN: 2723-455x DOI: - available online at: https://ejurnal.teknokrat.ac.id/index.php/teknoabdimas PEMERTAHANAN SASTRA LISAN LAMPUNG BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN PESAWARAN Jafar Fakhrurozi, Donaya Pasha 2 , Jupriyadi 3 , Intan Anggrenia 4 Universitas Teknokrat Indonesia 1,2,3,4 Email : jafar.fakhrurozi@teknokrat.ac.id 1 , jupriyadi@teknokrat.ac.id 2 , donayapasha@teknokrat.ac.id 3 , intan.anggrenia@teknokrat.ac.id 4 Received: (16 Februari 2021) Accepted: (1 Maret 2021) Published : (30 Maret 2021) Abstract This paper describes the Community Service activities carried out on speakers of Lampung oral literature “wawancan” in Way Lima District, Pesawaran Regency. The activity was carried out because of concerns that the development of Lampung oral literature was starting to decline. Therefore, it is necessary to make defense efforts. Maintenance activities that can be carried out in the digital era are by utilizing digital technology through digital documentation, videos and websites. With these efforts, the existence of oral literature is expected to be more developed and accessible to the wider community. The approach used in community service activities is participatory action research (PAR). This method combines research with sustainable action and is carried out in a participatory manner with the community. This method of community service activities is carried out with a variety of approaches, starting from surveys and interviews, documenting oral literature, studying and translating oral literature, and creating websites. The activity was held for three months from August to November 2020. The result of this activity was a process of typing scripts, translation, video documentation products of interview performances, and oral literature websites. Keywords: Defense, Digital, Website, Video, Oral Literature, Wawancan Abstrak Tulisan ini menjelaskan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan terhadap para penutur sastra lisan wawancan Lampung di Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Kegiatan didasarkan atas adanya kekhawatiran perkembangan sastra lisan Lampung yang mulai menurun. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya-upaya pemertahanan. Kegiatan pemertahanan yang dapat dilakukan di era digital seperti sekarang ini dapat dilakukan dengan pemanfaatan teknologi digital melalui dokumentasi digital dan website. Dengan inovasi tersebut keberadaan sastra lisan diharapkan lebih berkembang dan dapat diakses oleh masyarakat secara luas. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah participatory action research (PAR). Metode ini mengkombinasikan antara penelitian dengan tindakan yang berkelanjutan dan dilakukan secara partisipatif bersama masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan berbagai pendekatan, mulai dari survei dan wawancara, pendokumentasian sastra lisan, pengkajian dan penerjemahan sastra lisan, dan pembuatan website. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dari Agustus s.d November 2020. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya proses pengetikkan naskah, penerjemahan, produk video dokumentasi pertunjukan wawancan, dan website sastra lisan Kata Kunci: Pemertahanan, Digital, Website, Video, Sastra Lisan, Wawancan To cite this article: Authors. (Year). Title of the article. Journal of Technology and Social for Community Service (JTSCS), Vol(1), 27-36. PENDAHULUAN Lampung merupakan salah satu provinsi yang memiliki kekayaan budaya. Salah satunya adalah sastra lisan. Ada berbagai jenis sastra lisan yang masih berkembang hingga saat ini meliputi peribahasa, teka-teki,