www.jurnalumb.ac.id Vol.3 No.1 2020 324 PENINGKATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN AKUNTANSI BUMDES DESA PULAU PANGGUNGKECAMATAN TALANG EMPAT BENGKULU TENGAH Zahrah Indah Ferina, Siti Hanila, Yun Fitriano, Neri Susanti, Ahmad Soleh Fakultas Ekonomi Universitas Dehasen Bengkulu *Corresponding author: Zahrah Indah Ferina zahrahindah@unived.ac.id ABSTRAK Terdapat potensi yang dimiliki desa yang selama ini kurang dikelola oleh desadikarenakan desa belum memiliki modal untuk mengelola pontensi yang ada. Hal ini menjadi salah satu sorotan dari pemerintah pusat. Maka dari itu terbitlah Undang- Undang Desa yang memberikan kesempatan desa untuk mengelola desa itu sendiri secara mandiri dan profesional. Terbetuknya usaha bisnis desa atau biasa disebut Badan Usaha Milik Desa (BUMDes/BUMDesa) diharapkan menjadi cikal bakal penggerak perekonomian ini dengan cara memaksimalkan pengembangan potensi desa yang ada.Akan tetapi timbul masalah selanjutnya yaitu Permasalahan Sumber Daya Manusia (SDM), masih rendahnya SDM yang dimiliki BUMDes terkait pengelolaan keuangan dan akuntansi BUMDes.BUMDes diharapkan menjadi penggerak perekonomian di desa tersebut, menyerap sebanyak-banyak tenaga kerja untuk warga desa. Untuk itu dosen memiliki kewajiban Tridharma perguruan tinggi, salah satunya melakukan pengabdian kepada masyarakat ini mencoba memberikan solusi dari permasalahan tersebut. Desa Pulau Panggung sebuah desa yang berada di kecamatan Talang Empat Bengkulu Tengah memiliki potensi yang besar akan tetapi belum dikelola dengan baik. Dengan memberikan lokakarya tentang laporan keuangan dan memberikan pendampingan secara terus menerus kepada desa di harapkan memiliki output pengurus BUMDes yang mumpuni dalam mengelola BUMDes terutama dibidang keuangan. Lokakarya ini memberikan materi tentang laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi keuangan yaitu SAK-ETAP. 1. PENDAHULUAN Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan badan usaha yang digagas oleh pemerintah, dimana BUMDes ini diharapkan menjadi stimulus untuk meningkatkan perekonomian yang ada didesa. Sebagai suatu badan usaha maka BUMDes wajib untuk membuat laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan alat untuk mengkomunikasikan bagaimana keadaan keuangan kepada pemilik atau pihak stakeholder. Laporan keuangan yang baik dapat dijadikan alat sebagai bahan komunikasi dan evaluasi untuk going