Evaluasi pengetahuan dan keterampilan pasien diabetes melitus… (Azizah V, Maya M, Suryawati) 106 EVALUASI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DALAM PENGGUNAAN INSULIN PEN EVALUATION OF KNOWLEDGE AND SKILLS OF TYPE 2 DIABETES MELITUS PATIENTS IN THE USE OF PEN INSULIN Azizah Vonna 1 , Maya Marlinda 1 , Suryawati 2* 1 Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala Jalan Syech Abdurrauf No.3, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh 2 Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala 2 Jln. Teuku Tanoh Abee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Banda Aceh, Aceh 24415 * email Korespondensi: suryawatie@unsyiah.ac.id ABSTRAK Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit dengan tingkat prevalensi yang tinggi di Indonesia dengan jumlah penyandang DM di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Insulin merupakan salah satu pengobatan yang paling banyak dipakai pada pasien DM Tipe 2, oleh karenanya penggunaan insulin pen yang benar sangatlah penting untuk mencapai target kontrol glukosa darah. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengetahuan dan keterampilan pasien DM tipe 2 dalam penggunaan insulin pen. Penelitian ini bersifat observasional dengan metode cross- sectional. Penelitian dilakukan melalui wawancara dan pengamatan pada pasien DM tipe 2 yang mendapatkan terapi insulin pen. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 88 sampel. Berdasarkan jenis kelamin dan usia, responden lebih banyak perempuan (58%) dan lansia (77,3%). Tingkat pendidikan terakhir responden umumnya pendidikan menengah (50,0%) dan responden lebih banyak bekerja sebagai IRT (Ibu Rumah Tangga) (45,5%). Responden umumnya mengalami penyakit penyerta dan/atau komplikasi DM (85,2%). Responden paling banyak mendapatkan terapi insulin mixed (Novorapid flexpen ® dan Levemir flexpen ® ) (78,4%) dan sebagian besar responden telah menggunakan insulin dalam jangka waktu 1-5 tahun (63,6%). Hanya 8% dari total responden yang menggunakan obat antidiabetik oral bersamaan dengan insulin. Pemeriksaan kadar HbA1c hanya dilakukan oleh sebagian kecil responden (27,3%). Informasi tentang cara penggunaan insulin pen hampir seluruhnya diperoleh dari dokter (92,1%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang insulin pen (56,8%). Tingkat pengetahuan yang paling rendah terkait cara penyimpanan jarum insulin pen (21,6%) dan yang paling tinggi terkait waktu injeksi insulin yang dilakukan sebelum makan (97,7%). Hampir seluruh responden masih salah dalam menginjeksikan insulin pen (97,7%). Keterampilan yang paling sering diabaikan oleh responden yaitu keterampilan dalam hal kebersihan dan penyimpanan insulin pen. Saran dari penelitian ini adalah agar penelitian berikutnya dapat menggunakan cara lain dalam mengevaluasi cara pasien menggunakan insulin pen dan mendapatkan riwayat pemeriksaan ghula darah yang lebih komprehensif Kata kunci: DM tipe 2, insulin pen, pengetahuan, dan keterampilan ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a disease with a high prevalence rate in Indonesia with the number of people with DM in Indonesia from 8.4 million in 2000 to around 21.3 million in 2030. Insulin is one of the most widely used treatments for type 2 diabetes, therefore the correct use of insulin pens is very important to achieve blood sugar control targets. The aim of this study is to evaluate the knowledge and skill of type 2 diabetes patients in using insulin pen. This is observational study using cross-sectional method. The study https://doi.org/10.22435/sel.v8i2.5496