1 Jurnal Planoearth PWK FT UMMat | e-ISSN 2615-4226 Vol. 02 No. 01 Feb 2017, hal. 01-10 Analisis Penentuan Wilayah Manajemen Kebakaran Berdasarkan Waktu Tanggap (Response Time) di Kabupaten Lombok Barat Fariz Primadi H dan Ima Rahmawati S Dosen Program Studi Perencanaan Wilayah & Kota Fakultas Teknik Universitas. Muhammadiyah Mataram *fariz.primadi@gmail.com INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima:2-12-2016 Disetujui:11-1-2017 Abstrak: Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat menentukan sesuatu penentuan penanganan kebakaran berdasarkan wilayah manajmen kebakaran yang didasarkan dalam waktu tanggap (response time) Instansi Pemadam Kebakaran (IPK). Oleh karana itu perlu disususn sebuah pendekatan proteksi kebakaran yang memanfaatkan suatu pengelolaan dengan bassis wilayah, sehingga kejadian kebakaran dapat di tanggulangi dan meminimalisir kerugian yang di timbulkan. Metode penelitian yang dipergunakan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan analisis fisik spatial dan analisis regulasi terkait proyeksi kebakaran. Hasil dalam penelitian ini menentapkan 8 wilayah manajmen kebakaran di kabupaten lombok timur berdasarkan indikator kewilayahannya sehingga diharapkan penanganan kebakaran dikabupaten lombok timur dapat ditangani dengan optimal. Abstract: The purpose of this study is expected to be able to determine what determines the handling of fires based on the area of fire management based on the response time of the Fire Department (IPK). By karana it needs to be followed by a fire protection approach that utilizes a management with a regional bassist, so that fire events can be addressed and minimize the losses caused. The research method used is using qualitative descriptive method, with spatial physical analysis and analysis of regulations related to fire projections. The results in this study determined 8 fire management areas in East Lombok regency based on their regional indicators so that the expected handling of fires in East Lombok Regency could be handled optimally. Kata Kunci: Wilayah manajmen kebakaran waktu tanggap ———————————————————— A. PENDAHULUAN Untuk menjamin keandalan bangunan gedung dan lingkungannya maka bangunana Gedung dan lingkungannnya harus terintegrasi secara aktif dan pasif terhadap sistem proteksi kebakarn kota sehingga mampu menjamin efektifitas dan efesiensi dari pencegaha dan penanggulangan terhadap bahaya kebakaran di perkotaan. Dinamika pertumbuhan wilayah yang terus berkembang dan berdampak pada semakin tingginya tingkat kebakaran disatu sisi pembangunana yang diselengarakan belum sepenuhnya dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundanga yang berlaku, disamping itu pembangunan sarana dan prasarana pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaranpun tidak sebanding dengan pertumbuhan wilayah itu sendiri. Seperti diketahui Bersama bahwasanya kebakaran saat saat ini sangat meresahkan banyak pihak, dimana angka kebakaran pada bangunan dan lingkungan diperkotaan masih cukup tinggi. Selain itu keberadaan pusat pusat kegiatan wilayah yang tersebar di kabupaten Lombok timur menyebabkan tindakan pencegahan dan penanggulangan kebakaran tidak berlangsung maksimal, diperparah lagi dengan sirkulasi dan aksesibilitas petugas PMK yang terbatas akibat berkembangnya pembangunan kawasan terbangun yang tidak sesuai ketetntuan teknis, baik itu pemanfaatannya, masih banyak yang tidak sesuai dengan fungsi serta ketentuan teknis serta produk