Journal of Pharmacy and Science Vol. 5 No. 1, (Januari 2020), P-ISSN : 2527-6328, E-ISSN : 2549-3558 21 Artikel Penelitian Lailatus Sa’diyah 1*) , Kinanti Ayu Puji Lestari 1 1 Akademi Farmasi Surabaya *) E-mail: (lailatuss@akfarsurabaya.ac.id .) ABSTRAK Kombucha adalah minuman teh yang difermentasi oleh simbiosis koloni bakteri dan yeast. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek lama pemanasan dalam menghambat jumlah bakteri teh kombucha paska pemanasan. Lama pemanasan digunakan untuk menghasilkan minuman kombucha yang bebas fermentasi berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan faktor yaitu lama pemanasan 3 menit dan 5 menit kombucha pasca fermentasi. Analisis yang dilakukan meliputi nilai Angka Lempeng Total bakteri. Berdasarkan data yang didapatkan menyatakan bahwa lama pemanasan berpengaruh terhadap perubahan nilai Angka Lempeng Total bakteri kombucha. Kata kunci: Kombucha, Lama Pemanasan The Effect of Heating Duration on the Bacterial TPC in Kombucha Tea ABSTRACT Kombucha is a tea drink fermented by symbiotic colony of bacteria and yeast (SCOBY). The aim of this study is to know the effect of heating time on fermented kombucha to inhibit the growth of bacteria. Heating time is used to prevent fermentation process during storage time. This is an experimental experiment with heating time as factor. The bacteria’s total plate count was analyzed and the result shows that hetaing time affects the ability of bacteria’s growth. Keywords: kombucha, heating time 1. PENDAHULUAN Teh merupakan salah satu minuman yang umum dan banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia sejak dahulu kala. Tanaman teh pertama kali dikenalkan oleh masyarakat China lebih dari 5000 tahun sebagai obat herba [1]. Teh memiliki kemampuan sebagai penangkal racun (detox), penghilang alkohol, pelancar peredaran darah dan urin, menghilangkan nyeri sendi, dan meningkatkan resistensi tubuh dari berbagai penyakit [2]. Minuman lain yang sudah banyak dikenal adalah kombucha. Kombucha dihasilkan dari proses fermentasi teh dan gula menggunakan SCOBY (Symbiotic Colony Of Bacteria and Yeasts). Teh kombucha memiliki banyak manfaat antara lain: detoks tubuh, menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, mengurangi inflamasi, mengurangi efek obesitas, dan lain-lain [3][4][5]. Kemampuan kombucha sebagai minuman obat, dikarenakan terdapatnya kandungan asam organik yang terbentuk setelah proses fermentasi yaitu asam asetat, asam laktat, asam glukonik, asam glukuronik, etanol, dan gliserol [6];[7]. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai total mikroba teh kombucha setelah pemanasan dengan lama fermentasi yang berbeda. 2. METODE PENELITIAN 2.1. Alat dan bahan Bahan yang digunakan untuk membuat minuman Kombucha adalah teh hitam merek ‘X’yang diseduh menggunakan air panas dan ditambahkan dengan gula pasir lalu ditambahkan SCOBY. Adapun alat-alat yang dibutuhkan antara lain, alat toples kaca, batang pengaduk, termometer raksa, pH universal, panci dan kompor. 2.2. Rancangan penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan rancangan acak lengkap dengan tujuan untuk mengetahui ALT Pengaruh Lama Pemanasan Terhadap Nilai ALT Bakteri Teh Kombucha