Sri Ujiani: Hubungan Kadar Feritin Dengan Aktivitas Enzim SGOT dan SGPT Jurnal Analis Kesehatan : Volume 6, No. 2 September 2017 632 Hubungan Kadar Feritin Dengan Aktivitas Enzim SGOT Dan SGPT Pasien Thalasemia Di RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2017 Dini Marifa Anggraini 1 , Sri Ujiani 2 1 Prodi Diploma IV Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang 2 Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang Abstrak Pasien thalasemia dengan transfusi reguler dapat terjadi penimbunan besi, yang dimonitor dengan pemeriksaan kadar feritin, dan dapat mengakibatkan terjadinya disfungsi organ-organ vital, termasuk organ hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar feritin dengan fungsi hati yang dipantau melalui aktivitas enzim SGOT dan SGPT pada pasien thalasemia di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jenis penelitian merupakan analitik dengan desain cross sectional yang dilaksanakan pada bulan April-Mei 2017 di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Subjek penelitian ini adalah pasien thalasemia yang mendapatkan transfusi darah secara rutin dan memiliki kadar feritin tinggi (>1000 ng/l). Kadar feritin sebagai variabel bebas diketahui melalui rekam medis pasien, aktivitas enzim SGOT dan SGPT diperiksa dengan metode IFCC. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan korelasi Spearman, Odds Ratio, dan dituliskan dalam bentuk persamaan menggunakan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 32 pasien dengan kadar feritin di atas 1000 ng/l dan 11 pasien (34,4%) diantaranya memiliki kadar feritin >1500 ng/ml. Sebanyak 18 pasien (56,2%) memiliki aktivitas enzim SGOT tinggi dan 21 pasien (65,6%) memiliki aktivitas enzim SGPT tinggi pula. Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif kuat antara kadar feritin dengan aktivitas enzim SGOT (p = 0,000), dengan nilai OR= 6,000 dan antara kadar feritin dengan aktivitas enzim SGPT (P = 0,001), dengan nilai OR= 6,002. Kata Kunci : Enzim transaminase, feritin, thalasemia Correlation Of Feritin With Enzim The Activity of Enzymes SGOT And SGPT Patients Thalasemia In RSUD Abdul Moeloek Province Lampung 2017 Abstract Thalassemia patients with regular transfusions may have iron accumulation, monitored by examination of ferritin levels, and may result in the dysfunction of vital organs, including liver organ. This study aims to determine the relationship between ferritin levels and liver function monitored through SGOT and SGPT enzyme activity in thalassaemic patients in dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province. This type of research is an analytical cross- sectional design that was conducted in April-May 2017 in RSUD dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province. The subjects of this study were thalassemia patients who received regular blood transfusions and had high ferritin levels (> 1000 ng / l). The level of ferritin as the independent variable is known through the patient's medical record, the enzyme activity of SGOT and SGPT is examined by the IFCC method. Research data were analyzed by using Spearman correlation, Odds Ratio, and written in equation form using linear regression. The results showed that 32 patients with ferritin levels above 1000 ng / l and 11 patients (34.4%) had ferritin levels> 1500 ng / ml. A total of 18 patients (56.2%) had high SGOT enzyme activity and 21 patients (65.6%) had high SGPT enzyme activity as well. Spearman correlation test showed a strong positive correlation between ferritin level and SGOT enzyme activity (p = 0,000), with OR = 6,000 and between ferritin level and SGPT enzyme activity (P = 0,001), with OR = 6,002. Keywords: Transaminase enzyme, ferritin, thalassemia Korespondensi : Sri Ujiani, Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang, Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Bandar Lampung, mobile : 081540822571, e-mail : Sriujiani123@yahoo.com