Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya Vol. 0 2 No. 01 Tahun 2020, ISSN : 2657– 2117 25 SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN HANDPHONE MENGGUNAKAN METODE BACKWARD CHAINING + CF Mayang Sari, Syafri Aprudi 1 Sistem Informasi, STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau, 2 Universitas Musi Rawas Jl Yos Sudarso No 97 A Kel Jawa Kanan Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan E-mail : mayangsaribnj@gmail.com 1) ,Syafri1971@gmail.com 2) Abstract With the development of current computer technology, especially telephone devices knowledge of cell phone problem solving is needed. CHUA CELL is a mobile shop that provides cellphone services and spare parts sales. Since taking over mobile phone services from consumers, deciding what happens when doing cell phone damage makes it a technique because reversing has to diagnose the cell phone one by one and requires the time needed, this makes the customer need to queue and wait a long time just to find out what causes it on the handphone Its, not to mention because of the limitations of technicians who make it inaccurate and can provide incorrect information on decisions that exist on mobile phones. This causes the slow process of service, consumer dissatisfaction with slow service, long service time makes service at CHUA CELL not optimal. Based on the problem, there is a need to build an expert system for diagnosing cellphone damage on cell using the backward chaining + factory certainty method. With the construction of this expert system application can help technicians or users in repairing cell phone damage quickly and accurately against cell phone damage so that it can help complete its work on time and avoid mismanagement. Keywords: Expert System, backward chaining, MYSQL, PHP Abstrak Karena banyaknya menerima pelayanan service handphone dari konsumen, seringkali terjadi kendala saat mengidentifikasi kerusakan handphone yaitu membuat tekknisi kewalahan karena harus mendiagnosa handphone satu per satu dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar,hal tersebut membuat konsumen harus mengantri dan menunggu lama hanya karena untuk mengetahui kerusakan apa yang ada pada handphone nya, belum lagi karena keterbatasan kemampuan teknisi sehingga menghasilkan identifikasi yang kurang akurat dan dapat memberikan informasi yang salah terhadap keputusan yang terdapat pada kerusakan handphone. Hal tersebut memnyebabkan lambatnya proses service, ketidakpuasan konsumen terhadap pelayanan yang lamban, waktu service yang lama membuat pelayanan pada CHUA CELL tidak optimal. Berdasarkan permasalahan yang ada perlunya dibangun sebuah sistem pakar diagnosa kerusakan handphone pada chua cell menggunakan metode backward chaining +certainty factory. Dengan dibangunnya aplikasi sistem pakar ini dapat membantu teknisi ataupun pengguna dalam mengidentifikasi kerusakan handphone dengan cepat dan akurat. Kata kunci: Sistem Pakar , backward chaining, MYSQL, PHP. 1. Pendahuluan Dalam dunia globalisasi saat ini teknologi dan komunikasi sangat dibutuhkan masyarakat ,salah satu perangkat komunikasi saat ini yang sangat popular adalah handphone. Penggunaanya pada saat ini bukan hanya kalangan pengusaha bahkan dari kalangan bawah sampai atas pun menggunakannnya bahkan anak-anak pun sudah banyak menggunakan handphone sebagai media komunikasi, perangkat handphone merupakan sebuah alat komunikasi antara dua orang atau lebih untuk memberikan informasi kepada pengguna yang ditujunya. Perangkat handphone saat ini tidak hanya untuk berkomunikasi saja, tetapi memiliki fasilitas- fasilitas tambahan yang tersedia seperti audio, kamera, video, game bahkan fasilitas internet pun sudah tersedia di handphone. CHUA CELL merupakan sebuah toko handphone yang menyediakan layanan service handphone dan penjualan spare-partnya. Untuk pelayanan services pada CHUA CELL saat ini juga menerima kerusakan pada hardware. Karena banyaknya menerima pelayanan service handphone dari konsumen, sering kali terjadi kendala saat mengidentifikasi kerusakan handphone yaitu membuat teknisi kewalahan karena harus mendiagnosa handphone satu per satu dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar, hal tersebut membuat konsumen harus mengantri dan menunggu lama hanya untuk mengetahui kerusakan apa yang ada pada handphone nya, belum lagi karena keterbatasan kemampuan teknisi sehingga menghasilkan identifikasi yang kurang akurat dan dapat memberikan informasi yang salah terhadap keputusan yang terdapat pada kerusakan handphone. Hal tersebut menyebabkan lambatnya proses service, ketidakpuasan konsumen terhadap pelayanan yang lamban, waktu service yang lama membuat pelayanan pada CHUA CELL tidak optimal. Banyak pengguna handphone yang kurang memiliki pengetahuan tentang kerusakan handphone, terkadang mereka langsung membawa handphone ke teknisi tanpa merasa perlu untuk