Original Article Journal of Science and Applicative Technology vol. 3 (2), 2019, pp. 89-92 | 89 ANROKHI et al., Journal of Science and Applicative Technology vol. 3 (2), 2019, pp. 89-92 e-ISSN: 2581-0545 - https://journal.itera.ac.id/index.php/jsat/ Copyright © 2019 Journal of Science and Applicative Technology. Content from this work may be used under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International Licence. Any further distribution of this work must maintain attribution to the author(s) and the title of the work, journal citation and DOI. Published under licence by Journal of Science and Aplicative Technology (JSAT). Received 30th July 2019 Accepted 30th September 2019 Published 31st December 2019 Analisis Potensi Energi Matahari di Institut Teknologi Sumatera: Pertimbangan Faktor Kelembaban dan Suhu Mohamad Samsul Anrokhi *a , Mahardika Yoga Darmawan a , Ali Komarudin a Kiki Kananda b , Deska Lismawening Puspitarum b a Program Studi Fisika, Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan, Indonesia b Program Studi Teknik Elektro, Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan, Indonesia * Corresponding E-mail: anrokhi@fi.itera.ac.id Abstract: Indonesia's electricity needs are increasing in line with increasing population and living standards. Renewable energy is an alternative in avoiding dependence on conventional PLN electricity. This research is a further study of solar energy as an alternative energy to meet the electricity needs of Institut Teknologi Sumatera (ITERA) which always increases every year with the increasing number of students and the infrastructure of lecture infrastructure. Research on the potential of solar energy at the ITERA has been carried out before using conventional methods. This study further examines the potential of solar energy by considering various factors. This study uses solar cells with 100 WP specifications and uses Arduino UNO instrumentation to facilitate the measurement of current and voltage automatically which can be stored directly in memory cards. Based on the measurement results obtained a maximum power value of 66 watts that occurs at 11:00 and 12:00 WIB. Keywords: Solar cell, solar energy Abstrak: Kebutuhan energi listrik Indonesia semakin meningkat seiring dengan meningkatnya populasi dan standar kehidupan. Energi terbarukan menjadi alternatif dalam menghindari ketergantungan terhadap listrik PLN konvensional. Penelitian ini merupakan studi lanjut energi matahari sebagai energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik ITERA yang setiap tahun selalu bertambah seiring bertambahnya jumlah mahasiswa dan infrastruktur sarana prasarana perkuliahan. Penelitian tentang potensi energi matahari di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) telah dilakukan sebelumnya dengan menggunakan metode konvensional. Penelitian ini mengkaji lebih lanjut mengenai potensi energi matahari dengan pertimbangan berbagai faktor. Penelitian ini menggunakan sel surya dengan spesifikasi 100 WP dan menggunakan instrumentasi arduino UNO untuk mempermudah pengukuran arus dan tegangan secara otomatis yang dapat disimpan secara langsung dalam memmory card. Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh nilai daya maksimum sebesar 66 watt yang terjadi pada jam 11:00 dan 12:00 WIB. Kata Kunci: sel surya, energi matahari Pendahuluan Sebagai Negara berkembang, Indonesia memiliki kebutuhan energi yang terus meningkat. Kenaikan rata-rata kebutuhan energi ini mencapai 7 % pertahun. Sebagaian besar atau sekitar 75 % dari kebutuhan energi ini dipasok oleh bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak bumi [1]. Akan tetapi, ketersediaan bahan bakar fosil terus berkurang dan menimbulkan polusi yang berbahaya bagi lingkungan. Mengingat kebutuhan energi yang terus meningkat dan mendesak serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, maka pemanfaatan energi terbarukan seperti energi matahari, panas bumi, biomassa dan angin menjadi solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan energi ini [2]. Salah satu kebutuhan energi yang sangat dasar adalah energi listrik. Energi listrik memegang peranan penting dalam memenuhi kebutuhan hidup. Kebutuhan energi listrik diperkirakan mengalami peningktan rata-rata 6,5% pertahun hingga tahun 2020 [3]. Hal ini karena penggunaan jumlah peralatan elektronika yang mengkonsumsi energi listrik semakin hari semakin bertambah mulai dari sektor rumah tangga, instansi pemerintah hingga sektor industri [4]. Sehingga menyebabkan kebutuhan energi listrik semakin besar. Open Access DOI: 10.35472 ũƐĂƚǀϯŝϮϮϭϬ