|227 Indonesian Journal of Natural Science Education, Volume 2, Nomor 2 Indonesian Journal of Natural Science Education (IJNSE) Volume 02, Nomor 02, 2019, pp: 227~ 231 p-ISSN: 2621-8747, e-ISSN : 2621-8755 e-mail: ijnse@untidar.ac.id, website: jom.untidar.ac.id/index.php/ijnse/index PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOENTREPRENEURSHIP PADA MATERI BIOTEKNOLOGI FERMENTASI KEFIR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Saiful Mujab a) , Diah Nugraheni b) , Dyah Setyaningrum Winarni c) Program Studi Pendidikan IPA Universitas IVET, Semarang, 8316105-8316118 e-mail: a) saifulmujab@gmail.com, b) diah85heni@gmail.com, c) dyahsetya23@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran bioentrepreneurship pada materi bioteknologi fermentasi kefir dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain one group pretest posttest. Sampel penelitian ini adalah kelas IX A MTs NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus tahun ajaran 2018/2019. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner motivasi belajar dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Bioentrepreneurship pada materi bioteknologi fermentasi kefir. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p (0,000) < 0,05 dan r = 0,892. Hubungan antara dua variabel tersebut bersifat positif sehingga penerapan pembelajaran bioentrepreneurship pada materi bioteknologi fermentasi kefir dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran bioentrepreneurship pada materi bioteknologi fermentasi kefir mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Fermentasi Kefir, Motivasi Belajar, Pembelajaran Bioentrepreneurship PENDAHULUAN Pembelajaran IPA pada hakikatnya merupakan suatu proses untuk menghantarkan siswa ke tujuan belajarnya, sedangkan IPA itu sendiri berperan sebagai alat untuk mencapai tujuan tersebut (Sudjana, 2016). Agar tujuan pembelajaran tercapai, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah motivasi belajar. Motivasi belajar dapat dijadikan sebagai penggerak atau faktor pendorong untuk menumbuhkan semangat belajar siswa dalam melaksanakan berbagai aktifitas belajar yang nantinya akan mampu mempengaruhi kondisi- kondisi belajar siswa. Motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran yang bervariasi dan menarik dari guru. Model pembelajaran yang mengikutsertakan siswa secara aktif dalam pembelajaran adalah melalui pembelajaran bioentrepreneurship. Pembelajaran bioentrepreneurship mengaitkan pembelajaran IPA dengan pembelajaran kewirausahaan dengan kurikulum sekolah sehingga tercipta pembelajaran yang bersifat kontekstual (Winardi, 2013). Penerapan pembelajaran bioentrepreneur-ship dalam mata pelajaran IPA membuat siswa mampu mempelajari proses pengolahan suatu bahan menjadi produk yang bermanfaat, bernilai jual dan menumbuhkan minat belajar (Lestari, 2018). Pembelajaran bioentrepreneurship dilakukan secara nyata dengan memanfaatkan lingkungan sekitar dan membekali siswa dalam pengolahan suatu produk sehingga pembelajaran lebih