JURNAL TEKNOLOGI ELEKTERIKA e- ISSN 2656-0143 No.2, Vol.18 65 Evaluasi Implementasi Virtual Programming Lab Pada E-Learning Meylanie Olivya 1) , Zawiyah Saharuna 2) , Iin Karmila Yusri 3) 1,2,3 Teknik Elektro, Politeknik Negeri Ujung Pandang meylanie@poliupg.ac.id 1 , zawiyah@poliupg.ac.id 2 , iin.yusri@poliupg.ac.id 3 Abstract Penyebaran penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona (COVID-19) pada tahun 2020, menyebabkan perubahan terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang secara menyeluruh dituntut untuk dilaksanakan secara on-line (daring). Namun, pelaksanaan perkuliahan di perguruan tinggi vokasi cukup berbeda termasuk pada Politeknik Negeri Ujung Pandang, karena perkuliahan lebih banyak dilaksanakan secara praktek. Oleh karena itu, cukup sulit melaksanakan seluruh kegiatan perkuliahan secara daring. Meskipun demikian, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan virtual reality, simulator, dan lain sebagainya. Salah satu simulator pemrograman yang dapat diimplementasikan pada e-Learning adalah Virtual Programming Lab (VPL). Simulator ini menyediakan suatu lingkungan pemrograman yang terdiri atas editor, compiler, asesmen, dan pengecek plagiat. Asesmen otomatis pada VPL membutuhkan test cases yang perlu dibuat sesuai dengan soal tugas pemrograman yang diberikan. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengetahui nilainya berdasarkan hasil dari test cases, sehingga mereka dapat melakukan improvisasi terhadap program sehingga program dapat berhasil dijalankan dan memenuhi semua test cases-nya. Hasil evaluasi terhadap implementasi VPL pada e-learning pada Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan, menunjukkan bahwa fitur-fitur VPL dapat berfungsi dengan baik dalam mengevaluasi tugas-tugas mahasiswa. Kemudian, pada hasil evaluasi berdasarkan user acceptance, menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa dapat menerima penggunaan VPL pada e-learning. Keywords: Virtual Programming Lab, e-learning, implementasi, evaluasi I. PENDAHULUAN Pembelajaran jarak jauh merupakan salah satu model pembelajaran yang memungkinkan terjadinya kegiatan belajar mengajar antar dosen dan mahasiswa yang tidak berada dalam satu tempat (jarak jauh). Model pembelajaran ini telah banyak digunakan oleh perguruan tinggi yang menyelenggarakan kelas jarak jauh. Namun, dengan merebaknya penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona (COVID- 19) menyebabkan perubahan terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan perkuliahan secara menyeluruh dituntut untuk dilaksanakan secara on-line (daring) baik kelas jarak jauh maupun kelas regular. Namun, pelaksanaan perkuliahan di perguruan tinggi vokasi cukup berbeda, karena perkuliahan lebih banyak dilaksanakan secara praktek. Oleh karena itu, cukup sulit melaksanakan seluruh kegiatan perkuliahan secara daring pada perguruan tinggi vokasi. Meskipun demikian, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan virtual reality, simulator, dan lain sebagainya. Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) adalah salah satu perguruan tinggi vokasi di Indonesia. Pelaksanaan perkuliahan di PNUP telah didukung dengan adanya Learning Management System (LMS) yang biasa disebut sebagai e-Learning. Dalam hal ini, sebelum pandemi COVID-19, e-Learning biasanya digunakan sebagai wadah penyimpanan materi maupun pengumpulan tugas mahasiswa secara daring. Penyampaian materi dan praktikum dilakukan secara langsung. Namun, pada masa pandemi, penyampaian materi dilakukan melalui video conference, sedangkan, praktikum dapat menggunakan virtual reality dan simulator. Salah satu program studi (PS) di PNUP adalah PS Teknik Komputer dan Jaringan (PS TKJ). Pada PS TKJ, terdapat banyak mata kuliah yang menerapkan praktek, khususnya praktek pemrograman. Salah satu simulator pemrograman yang bisa diimplementasikan pada e-Learning adalah Virtual Programming Lab (VPL). VPL menyediakan suatu lingkungan pemrograman yang terdiri atas editor,