Vol.12 no.2|Desember 2021 EXPLORE : ISSN: 2087-2062, Online ISSN: 2686-181X / DOI: http://dx.doi.org/10.36448/jsit.v12i2.2065 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License 101 Evaluasi Kelayakan Model Sistem Informasi Penilaian Autentik Berbasis Aplikasi Web Laser Narindro, Agung Sediyono, Adrian Sjamsul Qamar Jurusan Teknik Informatika Universitas Trisakti Jakarta, Indonesia laser.narindro@trisakti.ac.id, trisakti_agung06@trisakti.ac.id, adrian.qamar@trisakti.ac.id Abstract-In education sector, the need for information technology (IT) has increased, because the presence of IT can facilitate for learning process. This research aims is to obtain information about the feasibility results for an authentic assessment management information system (MIS) model based on a web application for the Vocational High School education level. Authentic assessment is one of component of contextual teaching and learning (CTL). Substantially, authentic assessment is an academic assessment of students that has 3 aspects of assessment (attitude, knowledge and skills) and has 4 types of assessment (performance, written, project and portfolio). For research method used is descriptive quantitative method, where to calculate the feasibility of implementing an authentic assessment MIS based on web application using the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) method which has 4 independent variable constructs (performance expectancy, effort expectancy, social influence, and facilitating condition) and has 1 dependent variable construct, that is behavioral intention. From the results of statistical calculations with using the linear regression method, it shows that all constructs can accept or there is a positive influence with behavior intention by obtaining T test result of 0,581. Keywords: MIS, Authentic Assessment, Web, CTL, UTAUT Abstrak-Pada bidang pendidikan, kebutuhan akan teknologi informasi (TI) semakin meningkat, karena dengan terdapatnya TI dapat memudahkan proses pembelajaran. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk memperoleh informasi tentang hasil kelayakan untuk penerapan model sistem informasi manajemen (SIM) penilaian autentik berbasis aplikasi web pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Penilaian autentik sendiri merupakan salah satu komponen pada contextual teaching and learning (CTL). Secara substansi, penilaian autentik merupakan penilaian akademik para peserta didik yang memiliki 3 aspek penilaian (sikap, pengetahuan dan keterampilan) dan memiliki 4 jenis penilaian (kinerja, tertulis, projek dan portfolio). Untuk metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif, dimana untuk menghitung kelayakan penerapan model SIM penilaian autentik berbasis aplikasi web ini menggunakan metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang memiliki 4 konstruk variabel bebas (performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating condition) dan memiliki 1 konstruk variabel terikat yaitu behaviroal intention. Dari hasil perhitungan statistik dengan menggunakan metode regresi linier, menunjukan bahwa seluruh konstruk dapat menerima atau terdapat pengaruh positif dengan behavior intention dengan memperoleh penilaian uji T sebesar 0,581. Kata Kunci: SIM, Penilaian Autentik, Web, CTL, UTAUT 1. Pendahuluan Kemajuan fungsi teknologi informasi beberapa tahun terakhir telah memiliki peranan penting dan telah menjadi kebutuhan berbagai sisi kehidupan. Penerapan TIK sendiri dapat dipergunakan untuk dalma pelaksanaan pengoperasian dan adminitasi pada sebuah organisasi. Pada saat ini, penerapan TIK juga dapat menciptakan data dan dirubah menjadi informasi secara cepat, valid dan terukur yang dibutuhkan oleh setiap orang dalam pengambilan sebuah keputusan. Peranan informasi sendiri juga sangat dibutuhkan dalam kaitannya dengan keberhasilan pencapaian pribadi maupun organisasi, karena pada era industri 4.0 seperti sekarang, data dan informasi dinilai sebagai sebuah aset, sehingga bukan hanya sekedar kumpulan data saja yang tidak memiliki nilai. Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar pada Sekolah, Pemerintah Republik Indonesia telah membuat payung hukum untuk pelaksanaan dari sistem pendidikan Nasional. Salah satu luaran (output) dari sistem pendidikan Nasional tersebut, tertuang pada Kurikulum 2013 Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika)