171 Vol. 3 No. 2, Juli-Desember 2020 E-ISSN 2622-7606, P-ISSN 2622-7606 https://journal.iainlangsa.ac.id/index. php/bukhari/index TEORI PROJECTING BACK DAN ARGUMENTUM E-SILENTIO JOSEPH SCHACHT SERTA APLIKASINYA DALAM STUDI KRITIK HADIS Nurus Syarifah 1 , Ahmad Zainal Mustofa 2 Program Studi Interdisciplinary Islamic Studies UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Jl. LaksdaAdisucipto, Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, 55281, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia Email: nurussyarifah29@gmail.com, m.ahmadzainal@gmail.com Abstract This article describes the viewpoint of Joseph Schacht, who argues that hadiths had been used as a second sources of Islamic law since the caliphates periods. Schacht was an orientalist who studied the hadith using academic reasoning. He criticized the authentification of hadiths using Projecting Back theory and the Argumentum E-Silentio. Thus, Schacht denied the truth of the Prophet's traditions the way Muslims do believe in. According to him, hadiths were merely speeches and atitudes of scholars of the second and third centuries of Hijriah who attach their own words to the Prophet to gain Muslims supports for their personal interests. By using a research library and analytical descriptive methods, this article alsopresentthe application example of the two theories in the chosen hadith. Keywords: Joseph Schacht, Projecting Back Theory, Argumentum E-Silentio Theory Abstrak Artikel ini menjelaskan tentang pandangan Joseph Schacht yang beranggapan bahwa hadis dijadikan sebagai sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur`an dimulai sejak masa kekhalifahan. Joseph Schacht merupakan tokoh orientalis yang mengkaji hadis dengan nalar akademis. Ia mengkritik dan membuka celah negatif tentang keotentikan hadis dengan menggunakan teori Projecting Back dan Argumentum E-Silentio. Dengan demikian, Schacht tidak mempercayai kebenaran hadis Nabi sebagaimana yang dipercayai umat Muslim. Menurutnya, hadis merupakan ucapan dan tindakan ulama pada abad kedua dan ketiga Hijriah yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Untuk melegitimasi perkataannya, maka mereka menyandarkan hadis tersebut kepada nabi Muhammad saw., sehingga umat Islam dapat meyakininya. Dengan menggunakan library research dan metode deskriptif analitis, artikel ini juga menghadirkan contoh aplikasi dari kedua teori tersebut ke dalam suatu hadis. Kata Kunci: Joseph Schacht, Teori Projecting Back,Teori Argumentum E-Silentio DOI: http:dx.doi.org/10.32505/al-bukhari.v3i2.1545 Submitted: 2019-04-28 | Revised: 2019-10-22 | Accepted: 2019-11-02