51 RESPON BOBOT BADAN AKHIR DAN KARKAS AYAM BROILER TERHADAP SUBSTITUSI SEBAGIAN PAKAN KOMERSIL DENGAN TEPUNG DAUN LAMTORO (Leucaena leucocephala) FERMENTASI (Response in Body Weight and Carcass of Broiler towards the Substitution of Commercial Feed with Fermented Lamtoro Leaf (Leucaena leucocephala)) Bela Putra, Aswana, Feri Irawan, dan Mukhlis Imam Prasetyo Universitas Muara Bungo, Jl. Pendidikan Muara Bungo, Jambi Email korespondensi: belaputramsc@gmail.com ABSTRACT One of the obstacles faced by the broiler farmer breeders is the high price of feed, which can cause low profts obtained in the broiler chicken farming businesses. An alternative is to use fermented Lamtoro (Leucaena leucocephala) leaf four. The purpose of this study was to examine the effect of partial replacement of a commercial ration with fermented Lamtoro leaf four. This study was carried out according to a completely randomized design with fve treatments and four replications for each treatment, in which each experimental unit consisted of fve day-old chicks. The treatments were L0 (100% commercial feed), L1 (95% commercial feed + 5% fermented Lamtoro leaf four), L2 (90% commercial feed + 10% fermented Lamtoro leaf four), L3 (85% commercial feed + 15% fermented Lamtoro leaf four), and L4 (80% commercial feed + 20% fermented Lamtoro leaf four). The results showed that the substitution of the commercial rations up to the level of 20% had no signifcant effects (P>0.05) on all parameters tested (fnal body weight, carcass weight, carcass percentage, and percentage of chest, thigh, or back). From this study it can be concluded that fermented Lamtoro leaf four can replace the use of the commercial ration of broiler up to 20%. Keywords: Broiler, Leucaena leucocephala, fermentation ABSTRAK Kendala yang dihadapi oleh para peternak ayam broiler adalah tingginya harga pakan yang dapat berimbas kepada rendahnya keuntungan yang didapatkan oleh pelaku usaha peternakan ayam broiler. Sebagai alternatif adalah menggunakan tepung daun lamtoro (Leucaena leucocephala) fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pergantian sebagian ransum komresial dengan tepung daun lamtoro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Setiap unit terdiri dari lima ekor DOC dengan perlakuan masing-masing L0 (100%pakan komersial), L1 (95% pakan komersil + 5 % tepung daun lamtoro fermentasi), L2 (90 % pakan komersil + 10 % tepung daun lamtoro fermentasi), L3 (85 % pakan komersil + 15 % tepung daun lamtoro fermentasi), L4 (80% pakan komersil + 20% daun lamtoro fermentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergantian ransum komersial dengan tepung daun lamtoro hingga level 20% tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diuji (bobot akhir, berat karkas, persentase berat karkas, dan persentase bagian karkas seperti dada, paha, dan punggung). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tepung daun lamtoro fermentasi dapat menggantikan hingga 20% ransum komersial. Kata Kunci : ayam broiler, Leucaena leucocephala, fermentasi PENDAHULUAN Ayam broiler merupakan salah satu jenis ternak yang mampu memproduksi daging yang berperan sebagai sumber protein hewani. Sepuluh tahun terakhir menunjukkan tingginya permintaan ayam broiler di Indonesia. Ini adalah sebagai peluang yang membanggakan bagi para peternak untuk terus mengembangkan produksi ayam broiler. Produktivitas ayam broiler berbanding lurus dengan ketersediaan pakan yang berkualitas. Kendala yang dihadapi oleh para peternak ayam broiler adalah tingginya harga pakan yang dapat berimbas kepada rendahnya keuntungan yang didapatkan oleh pelaku usaha