POKOK-POKOK PIKIRAN PERBAIKAN SISTEM MANAJEMEN SDM PNS DI INDONESIA Yeremias T. Keban ABSTRACT In ihe recentyears, as the result of reformation movement, there is an increasingpressure on thegovernmentside to reformtheir bureaucratstofu@'the demand of thegeneralpublic:toget betterpublic sem'ces. To realise the public's demand, therefore, Indonesian government should reform their human resources management system in order to realise the creation of accountable, transparent, and responsive civil servant in Indonesia. To do so, in this arfi'cb the authorsuggests that Indonesiangovernment should adopfgoodgovernancepn/es in managing tbeir eqlyees. How the adopfonshould be done has been desm'bedingreaterdetailthroughout this article. Key words: Human Resources Management, Good GovernancePrinciples. PENGANTAR A. Latar Belakang Tuntutan akan peningkatan kualitas aparatur negara berdasarkan sistem karier dan prestasi dengan prinsip memberikan penghargaan dan sanksi telah diamanatkan dalam Garis- garis Besar Haluan Negara (GBHN) 1999 2004. Tuntutan tersebut diharapkan akan menghasilkan kualitas aparatur negara yang lebih berkualitas, lebih marnpu dan akuntabel dalam pemberian pelayanan publik. Singkamya, sosok aparatur negara yang diharapkan ke depan adalah aparatur negara yang profesional dalam melaksanakan tugas pekerjaannya. Terpenuhi-tidaknya tuntutan tersebut sangat tergantung kepada Sistern Manajemen SDM yang berlaku. Padahal, Sistem Manajemen SDM yang diberlakukan di Indonesia baru diperbaharui setelah 25 tahun, yaitu dari UU No.8 / 74 menjadi UU No.43 /1999, sehingga dapat dikatakan kurang rnengakomodasikan perubahan situasi dan kondisi yang berlangsung di Indonesia. Sementara sistem perundang-undangan yang mengatur manajemen kepegawaian sangat lamban rnengakomodasikan situasi dan kondisi, berbagai bentuk perubahan atau adaptasi manajemen kepegawaian terus disarankan dalam berbagai literatur manajernen