Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Administrasi Negara Vol. 2 No. 2 25 REFORMASI BIROKRASI DI BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN TULUNGAGUNG Bureaucracy Reformation In Regional Bureau Of Statistic Tulungagung Regency Dandut Suyono 1 & Teguh Pramono 2 1,2 Magister Ilmu Administrasi Universitas Kadiri Abstrak BPS Tulungagung karena memiliki beban kerja yang cukup berat di sisi lain sejumlah sumber daya manusia yang terbatas sehingga dibuthkan sebuah reformasi untuk mencapai tujuan bersama. Umumnya Reformasi BPS bertujuan untuk membangun profil dan perilaku aparatur BPS yang profesional, berintegritas tinggi, dan memenuhi tugasnya dalam memberikan pelayanan prima pada hasil data statistik yang berkualitas sehingga pengguna data dapat mengakses data statistik lebih cepat, lebih baik, mudah, dan lebih murah. Oleh karena itu penelitian ini menganalisis implementasi reformasi birokrasi dari aspek-aspek tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Pada akhirnya riset ini menunjukkan bahwa implementasi reformasi birokrasi di BPS Tulungagung membutuhkan sistem kontrol dan insentif yang lebih efektif dan efisien lagi. Kata Kunci: reformasi birokrasi; analisis pelaksanaan reformasi; sumber daya manusia Abstract BPS Tulungagung has a reasonably heavy workload, on the other hand, a limited number of human resources so that reform is needed to achieve a common goal. Generally, BPS Reformation aims to build a profile and behavior of professional BPS officials, with high integrity, and fulfilling their duties in providing excellent service on the results of quality statistical data so that data users can access statistical information faster, better, more comfortable, and cheaper. Therefore, this study analyzes the implementation of bureaucratic reform from these aspects by using a qualitative approach through in-depth interviews. In the end, this research shows that the implementation of bureaucratic reform at BPS Tulungagung requires a more effective and efficient control and incentive system. Keywords: bureaucracy reformation; policy implementation; human resources A. PENDAHULUAN Tujuan reformasi birokrasi BPS untuk membangun profil dan perilaku aparatur BPS yang professional, berintegritas, dan mengemban amanah dalam memberikan pelayanan prima atas hasil data dan informasi statistik yang berkualitas. Dengan demikian kepercayaan para pengguna data meningkat dan mereka dapat mengakses data dan informasi statistik dengan lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah. Berbagai bentuk perubahan yang akan dilakukan oleh BPS dalam rangka reformasi birokrasi adalah Penataan dan Penguatan organisasi, Penataan Peraturan Perundang-undangan, Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur, Penataan Tata laksana, Peningkatan Kualitas Publik, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Manajemen Perubahan, Monitoring dan Evaluasi. Setelah melakukan penjelajah an umum dan mempertimbangkan beberapa pilihan, maka fokus peneli tian diarahkan pada : a. Pemahaman pegawai terhadap makna Reformasi Birokrasi, b. Kesiapan pegawai menerima perubahan, c. Kondisi Internal dalam menghadapi perubahan. Berdasarkan fokus penelitian yang telah ditetapkan tersebut, maka masalah penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut: a. Bagaimanakah implementasi PP N0 81 tahun 2010 tentang Reformasi Birokrasi di Kantor BPS Kabupaten Tulungagung. b. Faktor-faktor apa sajakah yang mendukung atau menghambat implementasi PP N0 81 tahun 2010 tentang Reformasi Birokrasi di Kantor BPS Kabupaten Tulungagung. Tujuan utama dari penelitian ini adalah : a. Untuk memperoleh pemahaman tentang Implementasi Perpres Nomor 81 Tahun 2010 mengenai Reformasi Birokrasi di Kantor BPS Kabupaten Tulungagung, b. Untuk memperoleh pemahaman tentang makna Reformasi Birokrasi bagi pegawai kantor BPS Kabupaten Tulungagung.