JUISI, Vol. 02, No. 01, Februari 2016 1 Devi Dwi Purwanto : Decision Support System untuk... ISSN: 2460-1306 Decision Support System untuk Penentuan Pemberian Beasiswa Prestasi di Perguruan Tinggi Devi Dwi Purwanto 1 Abstrak— Tiap perguruan tinggi biasanya memberikan beberapa beasiswa untuk mahasiswa, baik itu beasiswa prestasi, beasiswa ekonomi lemah, maupun beasiswa yang lain. Penentuan pemberian beasiswa tersebut kadang menjadi sedikit sulit, dikarenakan bukan hanya faktor prestasi akademik saja yang dipertimbangkan. Pada penelitian ini akan dibahas decision support system untuk penentuan pemberian beasiswa prestasi dengan menggunakan metode simple additive weighting (SAW). Dimana faktor yang mempengaruhi pemberian beasiswa prestasi tersebut meliputi hasil studi (IPK), tidak menerima beasiswa yang lain, poin kegiatan kemahasiswaan, dan jumlah sks yang akan diambil. Faktor-faktor yang mempengaruhi tersebut nantinya akan menjadi atribut yang digunakan pada proses perangkingan pada metode ini. Dengan menggunakan SAW, penentuan pemberian beasiswa prestasi menjadi lebih mudah karena dapat menentukan bobot atribut yang penting yang akan diberi nilai lebih tinggi, sehingga proses perangkingan kandidat penerima beasiswa dapat dilakukan secara otomatis dan dipilih top-N mahasiswa yang akan menerima beasiswa prestasi tersebut. Kata Kunci: beasiswa, Simple Additive Weighting, DSS Abstract— Each college usually provide some scholarships for their students, it can be merit scholarship, weak economy scholarship, or other scholarships. Determination of scholarships are sometimes becomes a little difficult, because not only academic achievement factors are considered. In this research will be discussed decision support system to determine scholarships achievement using simple additive weighting method (SAW). The factors that influence the achievement scholarships include the results of the study (GPA), not receive other scholarships, student activities points, and the number of credits to be taken. Factors that affect that will be used in ranking process on this method. By using the SAW, the determination of the scholarships feat made easier because it can determine the weight of attributes that are important to be rated higher, so the process of ranking the candidates awardees can be done automatically and selected top-N students who will receive scholarships such achievements. Keywords: scholarship, Simple Additive Weighting, DSS I. PENDAHULUAN Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, beasiswa adalah tunjangan yang diberikan kepada pelajar atau mahasiswa sebagai bantuan biaya untuk belajar. Beasiswa bisa saja diberikan dari pemerintah, lembaga, perorangan, maupun institusi pendidikan. Beasiswa pada institusi pendidikan biasanya diberikan dengan pada mahasiswanya dengan kriteria atau syarat tertentu. Pemberian beasiswa dari institusi pendidikan tersebut diperuntukkan baik untuk mahasiswa baru ataupun mahasiswa lama. Adapun lama beasiswa yang diberikan berlaku selama masa studi dan dilakukan evaluasi tiap semesternya apakah berlanjut atau tidak, dan ada pula beasiswa yang diberikan selama satu semester. Selain rentang waktu pemberian beasiswa, terdapat perbedaan pemberian beasiswa yaitu pembebasan uang SPP, pembebasan uang SKS, pembebasan uang masuk, atau pemberian subsidi sejumlah rupiah. Universitas yang dibahas pada penelitian ini memberikan beasiswa diantaranya beasiswa ekonomi lemah, beasiswa bidik misi (dana bersumber dari pemerintah), beasiswa PMB, dan beasiswa prestasi. Pada kasus ini akan pemberian beasiswa yang dijadikan studi kasus adalah pembebasan uang SPP. Pada penelitian ini, kasus yang akan dibahas adalah beasiswa prestasi. Adapun Syarat - syarat penerima beasiswa prestasi berdasarkan ketentuan sebagai berikut: 1. Untuk mahasiswa berprestasi (dengan IPK ≥ 3.00. 2. Minimal semester 2 (dua). Hal ini dikarenakan untuk mahasiswa baru, persyaratan IPK tidak dapat dipenuhi. Persyaratan yang dipertimbangkan dalam pemberian beasiswa prestasi bukan hanya dua persyaratan di atas yaitu prestasi akademik (IPK) namun juga terdapat beberapa persyaratan diantaranya tidak menerima beasiswa dari lembaga atau institusi lain, jumlah sks yang akan diambil, dan poin kemahasiswaan yang telah didapatkan oleh mahasiswa yang bersangkutan. Dari beberapa persyaratan yang telah disebutkan tersebut akan menjadi sedikit sulit bila penentuan pemberian beasiswa hanya didasarkan pada urutan prestasi akademik saja, karena terdapat kemungkinan mahasiswa yang memiliki prestasi akademik yang tinggi dan jumlah sks yang diambil banyak, namun poin kegiatan kemahasiswaannya rendah. Jika demikian mahasiswa tersebut dinilai kurang berprestasi karena hanya memfokuskan diri pada nilai saja tetapi tingkat 1 Jurusan Sistem Informasi Sekolah Tinggi Teknik Surabaya, Jln. Ngagel Jaya Tengah 73-77, Surabaya (e-mail: devi@stts.edu)