Indonesia Medicus Veterinus Maret 2018 7(2): 168-176 pISSN : 2301-7848; eISSN : 2477-6637 DOI: 10.19087/imv.2018.7.2.168 online pada http://ojs.unud.ac.id/php.index/imv 168 Penambahan Alfa Tokoferol dalam Pengencerterhadap Motilitas dan Daya Hidup Spermatozoa Ayam Pelung Pada Suhu 4˚c (THE ADDITION OF ALFA TOKOFEROL IN DILUENT OF MORTALITY AND VIABILITY OF SPERMATOZOA PELUNG ROOSTER IN TEMPERATURE 4°C) Melia Hendiyani 1 , Wayan Bebas 2 , Made Kota Budiasa 2 1 Mahasiswa Profesi Dokter Hewan, 2 Laboratorium Reproduksi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Jl.P.B. Sudirman Denpasar Bali, Telp: 0361-223791 e-mail: melia.hendiyani@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai konsentrasi α- tocopherol pada pengencer fosfat kuning telur terhadap motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam pelung yang disimpan pada suhu 4ºC selama 24 jam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan. Masing-masing T0 (semen yang diencerkan dengan fosfat kuning telur tanpa ditambah α-tocopherol sebagai kontrol), T1 (semen yang diencerkan dengan fosfat kuning telur ditambah dengan α-tocopherol 300 μg/mL), T2 (semen yang diencerkan dengan fosfat kuning telur ditambah dengan α-tocopherol 400 μg/mL), T3 (semen yang diencerkan dengan fosfat kuning telur ditambah dengan α-tocopherol 500 μg/mL). Masing-masing perlakuan terdiri dari 6 ulangan sehingga jumlah sampel yang digunakan sebanyak 24. Variabel yang diamati adalah motilitas dan daya hidup spermatozoa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan General Linear Model (Multivariate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan α-tocopherol dalam pengencer fosfat kuning telur berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap daya hidup dan motilitas spermatozoa ayam pelung. Konsentrasi α-tocopherol 400 μg/mL merupakan konsentrasi terbaik dalam mempertahankan motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam pelung yang disimpan pada suhu 4 o C selama 24 jam. Kata kunci: α-Tocopherol; ayam pelung;; daya hidup; motilitas; spermatozoa ABSTRACT The objective of this study was to determine different concentrations of α-tocopherol on egg yolk phosphate diluents motility and viability spermatozoa pelung rooster stored at 4°C for 24 hours. This study was used completely randomized design (RAL) with 4 treatments. Each T0 (cement diluted with egg yolk phosphate without added α-tocopherol as control), T1 (cement diluted with egg yolk phosphate with α-tocopherol 300 μg / ml), T2 (cement diluted with egg yolk phosphate with α- tocopherol 400 μg / ml), T3 (cement diluted with egg yolk phosphate with α-tocopherol 500 μg / ml). Each treatment consisted of 6 replications so that the number of samples used was 24. The observed variables were motility and viability of spermatozoa. The obtained were analyzed using the General Linear Model (Multivariate). The results showed that the addition of α-tocopherol in the yolk phosphate diluent significantly (P <0.05) on motility and viability of pelung rooster spermatozoa. The concentration α-tocopherol 400 μg / ml is the best concentration in maintaining the motility and viability of chicken spermatozoa stored at 4 ° C for 24 hours. Keywords: α-tocopherol; motility; Pelung rooster; viability; spermatozoa